Perbuatan Allah Di Masa Lampau

Mazmur 77

Belum ada komentar 67 Views

Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala (Mzm. 77:12)

Setiap orang memiliki pergumulan dalam hidupnya. Kadang hanya pergumulan ringan, tetapi ada kalanya mengalami pergumulan berat dan menyesakkan. Dalam kesesakan kadang kita bertanya, “Di mana Allah? Mengapa Ia tidak bersegera menolong kita?”

Ketika menghadapi pergumulan yang berat, sama seperti kita, pemazmur pun berseru kepada Allah. Tangannya terus terulur meminta pertolongan Tuhan. Namun, pemazmur mengalami dan merasa seolah-olah Allah diam dan tidak menolongnya. Hatinya pun bertanya, “Apakah Tuhan marah?” “Apakah Tuhan tidak lagi mengasihi dan mengasihani dia?” dan “Apakah Tuhan sudah berubah?” Tetapi kemudian, pemazmur menyadari bahwa berkeluh kesah, mempertanyakan kehadiran Tuhan, sama sekali tidak dapat menolongnya dalam menghadapi pergumulan.

Sebaliknya, ketika pemazmur berusaha untuk mengingat pekerjaan-pekerjaan Allah di masa lampau, ia merasa bahwa ingatan itu sangat menolong dan menguatkan dia. Ingatan akan pekerjaan Allah di masa lampau mengajarkan pemazmur bahwa Tuhan Allah adalah Allah yang mengasihi umat-Nya dan setia menuntun mereka dalam segala situasi yang harus dihadapi. Itu sebabnya, di akhir Mazmur yang ditulisnya ini, ia menyatakan kerinduannya untuk terus mengingat pekerjaan- pekerjaan Allah. Jalan Allah memang tidak mudah untuk dimengerti, tetapi Allah yang berjalan bersama kita adalah setia, Ia akan menuntun kita! [Pdt. Lie Nah]

DOA:
Bapa, sungguh nyata perbuatan-Mu di masa lampau. Tolonglah kami untuk terus percaya pada tuntunan dan pemeliharaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 77; Ayb. 5:8-27; 1Pet. 3:18-18a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....