Penunjuk Jalan

Keluaran 13:17-22

Belum ada komentar 86 Views

TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. (Kel. 13:21)

Dahulu, saya sering kesulitan menemukan tempat yang belum pernah saya kunjungi. Sekarang tidak lagi. Cukup menggunakan teknologi dengan fasilitas GPS (Global Positioning System), dengan mudah saya mendapatkan lokasi yang dituju. GPS berfungsi sebagai penunjuk jalan.

Penunjuk jalan menjadi penting untuk mencapai tujuan. Hal ini dialami oleh bangsa Israel. Allah menjadi Penuntun Jalan mereka ketika meninggalkan Mesir. Allah membuat jalan melalui Laut Teberau, sehingga bangsa Israel luput dari serangan pasukan Mesir. Allah mengarahkan ke jalan yang aman agar mereka tiba di tempat tujuan dengan selamat. Pada waktu siang, Allah berjalan di depan mereka dalam tiang awan. Pada waktu malam, Allah mendahului mereka dalam tiang api untuk menunjukkan jalan. Tiang awan dan tiang api merupakan tanda serta jaminan bahwa Allah hadir.

Janji tuntunan dan penyertaan Allah berlaku bagi kita juga. Kehadiran Allah memang tidak dapat kita lihat langsung dengan mata. Namun, Allah punya cara dalam menyatakan kehadiran-Nya. Allah bisa hadir melalui keluarga atau sahabat yang menghibur dan menolong. Melalui khotbah yang menguatkan atau firman Tuhan yang memberi nasihat dan petunjuk. Ibarat GPS, Allah adalah penuntun jalan kita. Fokuskan dan arahkan pandangan kita hanya kepada Allah melalui ketekunan berdoa, kesetiaan membaca Alkitab, dan ketaatan melakukan kehendak-Nya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Allah senantiasa hadir melalui bimbingan keluarga, nasihat teman, renungan atau khotbah yang memberikan tuntunan dan jalan keluar.

Ayat Pendukung: Mzm. 114; Kel. 13:17-22; 1Yoh. 3:11-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Kita Tersakiti
    Mazmur 83:1-4, 13-18
    Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! (Mazmur 83:2) Sambil menangis, seorang...
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...