Pengharapan Di Tengah Kesesakan

Yesaya 52:1-6

Belum ada komentar 159 Views

Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku! (Yes. 52:6)

“Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuki kegelapan.” Pernyataan terkenal dari Adlai Stevenson ini mengajak siapa saja yang mendengarnya untuk memilih melakukan hal yang berguna. Alih-alih mengeluh lalu menyalahkan orang lain atau keadaan di sekitarnya, menghadirkan jalan keluar lebih bermakna.

Bangsa Israel pernah berada dalam pekatnya pergumulan dan kesulitan hidup. Pembuangan ke Babel dan runtuhnya tembok Yerusalem menjadi alur hidup menyesakkan yang pernah mereka jumpai. Semua prahara itu tentu disebabkan oleh kebebalan mereka sendiri yang memilih tidak taat kepada Allah. Di tengah situasi penuh tangis dan keluhan itulah, Allah justru berinisiatif untuk menyalakan pelita pengharapan. Melalui Yesaya, utusan-Nya, berita melegakan disampaikan. Pekik semangat untuk kembali bangkit dan menyongsong pertolongan Allah. Dalam terjemahan versi BIMK, seruan itu lebih mengena. “Bangunlah, hai Yerusalem, bangunlah! Kuatkanlah hatimu! Bangkitlah dari debu, hai Yerusalem, kebaskanlah abu yang melekat padamu!” (ay.1-2). Di tengah gelapnya hidup dalam pembuangan, Allah hadir dan menguatkan. Allah yang pernah membebaskan mereka dari perbudakan Mesir, memulihkan mereka dari jajahan Asyur, akan membebaskan mereka dari pembuangan Babilonia.

Setiap kita dipanggil untuk menyalakan pelita. Menyuarakan semangat di tengah keputusasaan. Walau kecil dan sederhana, nyalakan terus api pengharapan. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Di tengah kehidupan sesama yang bergelut dengan kesesakan, adalah lebih berguna menunjukkan jalan yang dipenuhi pengharapan.

Ayat Pendukung: Mzm. 65:1-14; Yes. 52:1-6; Yoh. 12:44-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...