Pengampunan Bukan Perceraian

Matius 5:21-37

Belum ada komentar 53 Views

… siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah. (Mat. 5:32)

Seorang pria kedapatan berzina dengan sekretarisnya. Hal ini sangat melukai hati istrinya; butuh waktu 10 tahun untuk rekonsiliasi. Suatu hari, setelah bertahun-tahun upaya rekonsiliasi, sang suami pulang dari kantor lebih cepat untuk memberikan surprise pada istrinya yang berulang tahun. Dia masuk rumah dengan mengendap-endap dan mendapati rumah dalam keadaan sunyi.Dia lalu berjalan kearah kamar dan mendengar suara isak tangis istrinya sementara berdoa, “Tuhan, tolonglah saya, saya sulit mengampuni suami saya.” Mendengar itu, sang suami langsung menangis keras. Sang istri lalu berlari ke arah suaminya, lalu memeluk dan menciumnya. Rekonsiliasi terjadi.

Perselingkuhan dan perzinahan yang memicu terjadinya perceraian sangatlah menyakitkan dan merusak. Allah sendiri yang mendirikan pernikahan dan menghendaki pernikahan berlangsung sekali untuk selamanya. Pernikahan sangat mungkin menghadapi berbagai masalah dan kesulitan, tetapi perceraian seharusnya tidak menjadi opsi penyelesaian masalah.

Yesus berkata perceraian tidak diizinkan kecuali karena perzinahan. Namun, tidak berarti bahwa perceraian menjadi satu-satunya solusi jika pasangan kedapatan tidak setia atau berzina. Relasi apa pun, juga pernikahan, memiliki dinamika dan perlu upaya terus-menerus untuk merawat dan menjaganya, antara lain lewat komunikasi. Ketika menghadapi persoalan berat seperti pengkhianatan, maka kedua belah pihak perlu berkomunikasi untuk mengupayakan rekonsiliasi dan pemulihan hubungan. Mari berupaya untuk menjaga dan menyelamatkan pernikahan kita. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan ajar kami memperkuat pernikahan kami.

Ayat Pendukung: Ul. 30:15-20; Mzm. 119:1-8; 1Kor. 3:1-9; Mat. 5:21-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Keras Kepala
    “Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti...
  • Roh Di Dalammu Lebih Besar
    1 Yohanes 4:1-6
    Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu...
  • Menilai Zaman
    Matius 24:15-27
    “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk. 12:56)...
  • Jangan Terkecoh
    Matius 24:15-27
    “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya...
  • Pegang Teguh Imanmu
    Ibrani 10:32-39
    Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. (Ibr. 10:35) Saat tentara merah berkuasa di China...