Pengadilan Ilahi

Mazmur 50:1-6

Belum ada komentar 83 Views

Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat. Ia berseru kepada langit di atas, dan kepada bumi untuk mengadili umat-Nya ….(Mzm. 50:3-4)

Dalam kesalehan penampilan lahiriah, kejahatan dan kebobrokan sangat mungkin bisa disembunyikan. Itu sebab, kadang kita dapati ada kejahatan yang dilakukan dalam topeng kesalehan. Mereka yang melakukan kejahatan dalam balutan kesalehan ini pun, tampak dapat berjalan dengan tenang dan tidak akan mendapat hukuman. Karena orang, umumnya, akan terpukau dengan kesalehannya dan tak melihat kesalahannya.

Benar, kita bisa dengan mudah menipu orang dalam penampilan kita yang saleh. Tetapi, jangan lupa, ada Tuhan yang tidak akan tertipu atau teperdaya oleh penampilan lahiriah kita. Jika Ia diam dan tidak melakukan apa-apa untuk menghukum kejahatan dan kesalahan kita, jangan anggap Ia tidak ada atau Ia sudah berhasil kita perdaya dengan kesalehan palsu kita. Ia diam demi memberi kita waktu dan kesempatan untuk bertobat. Tetapi, akan tiba saatnya Ia datang, tampil dan menyatakan kebenaran-Nya.

Israel dihukum Tuhan bukan karena mereka tidak membawa kurban persembahan ke hadapan Tuhan, tetapi karena mereka melakukannya tanpa hati yang mengakui Dia sebagai Tuhan dalam hidup mereka. Mereka bisa mendustai banyak orang dengan kesalehan mereka, tetapi tidak bisa mendustai Tuhan, Hakim yang adil itu. Tuhan akan mengadili bumi dan orang- orang yang tinggal di dalamnya dengan keadilan. Ia tidak hanya melihat kesalehan lahiriah kita, Ia melihat dan menilai sampai kedalaman hati kita. [Pdt. Lie Nah]

DOA:
Tuhan, kami mau hidup dalam kesalehan sejati, agar ketika Engkau tampil mengadili bumi, kami kau dapati teruji. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 50:1-6; 1Raj. 16:1-7; Luk. 19:41-44
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...