PEDULI

Lukas 18: 35-43

Belum ada komentar 115 Views

“Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang itu, “Tuhan, supaya aku dapat melihat!” Lalu kata Yesus kepadanya, “Melihatlah sekarang! Imanmu telah menyelamatkan engkau” (Luk. 18:41-42)

Ibu Teresa pernah mengatakan, “Penyakit terbesar dan terparah saat ini bukanlah lepra atau kelaparan, melainkan ketidakpedulian terhadap sesama”. Kepedulian kepada sesama seringkali menjadi hal yang langka di tengah dunia yang bergerak cepat dengan segala hiruk-pikuknya. Persaingan yang keras dalam kehidupan sehari-hari dan pergumulan kita sendiri dapat menumpulkan bahkan melumpuhkan rasa kepedulian kita kepada sesama yang membutuhkan kehadiran dan pertolongan kita. Akhirnya, kita tidak dapat memperlihatkan sikap sebagai terang dan garam dunia.

Yesus memperlihatkan kepeduliannya kepada seorang pengemis buta dalam perjalanan-Nya ke Kota Yerikho. Pengemis ini berseru-seru memanggil Yesus di tengah kerumunan orang banyak yang tidak peduli kepadanya. Mereka tidak membantu pengemis ini untuk dapat berjumpa dengan Yesus, sebaliknya mereka menegur dan menyuruhnya untuk diam. Ketidakpedulian membuat mereka tidak peka akan kebutuhan pengemis tersebut. Di dalam situasi penuh ketidakpedulian itu, Yesus memperlihatkan kepedulian-Nya. Yesus meminta agar pengemis itu dibawa ke hadapan-Nya. Ketika pengemis itu bertatap muka dengan-Nya, Yesus menyapanya dengan sapaan yang meneduhkan penuh kepedulian dan memberikan pengharapan bagi pengemis itu untuk sembuh dari kebutaannya. Yesus pun menyembuhkannya.

Kita juga harus memperlihatkan sikap yang sama seperti Yesus. Jangan sampai hati dan telinga kita lumpuh untuk peduli pada sesama. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Kasih Tuhan selalu mengalir dalam kehidupan kita, mari kita salurkan kepada sesama yang membutuhkan kehadiran kita.

Ayat Pendukung: Yer. 12:1-13; Mzm. 23; Luk. 18:35-43
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Distributor Kasih Allah
    Kejadian 41:37-57
    “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?” (Kejadian 41:38b) Dari tahun ke tahun, negeri...
  • Rukun Dan Bersatu
    Mazmur 133
    Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara berdiam bersama dengan rukun! (Mazmur 133:1) Gelombang konflik dalam sebuah negara sering...
  • Perahu Kecil Dan Badai
    Matius 8:23-27
    Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu ketakutan, hai kamu yang kurang percaya?” (Matius 8:26a) Bayangkan Saudara berada di sebuah...
  • INTEGRITAS
    Kejadian 39:1-23
    “…Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (Kejadian 39:9b) Sejak pemilik toko memasang...
  • Tuhan Itu Perisaiku
    Mazmur 28
    TUHANlah kekuatanku dan perisaiku. (Mazmur 28:7a) Seseorang yang terus-menerus menghadapi tekanan hidup atau masalah akan merasa terpojok dan merasakan...