Orang yang Setia Berbagi tentang Iman Mereka

Belum ada komentar 16 Views

Bacaan Hari ini:
Matius 9: 2 “Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu, “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”

Jika Anda telah menerima karunia keselamatan dari Allah, maka Anda telah menerima hadiah terbaik yang pernah diberikan kepada siapa pun.

Tetapi apakah Anda sudah mewartakan tentang karunia tersebut kepada orang lain semenjak menjadi orang Kristen?

Ayat hari ini berasal dari kisah dalam Matius 9 mengenai seorang lelaki yang sakit dan lumpuh. Teman-temannya ingin ia sembuh, maka mereka membawanya kepada Yesus dengan menurunkannya yang sedang berbaring di tempat tidurnya melalui celah di atap rumah tempat Yesus sedang mengajar.

Perhatikan Matius 9: 2 mengatakan, “Ketika Yesus melihat iman mereka,” Bukan iman lelaki lumpuh tersebut yang membuatnya sembuh, tapi iman teman-temannya. Ketika Yesus melihat bahwa teman-temannya itu begitu peduli dengan membawa teman mereka yang lumpuh itu menemui-Nya, sabda-Nya, “Orang-orang ini memiliki iman yang besar. Mereka bukan hanya bertanya; tapi mereka mengharapkan-Ku untuk menyembuhkan teman mereka,” dan Dia mengabulkannya.

Anda memiliki teman-teman yang lumpuh secara rohani tapi tidak mampu datang kepada Yesus. Mereka dilumpuhkan oleh ketakutan, rasa bersalah, keraguan, rasa sakit, atau bahkan mungkin dendam, karena mereka telah dilukai oleh gereja-gereja mereka sebelumnya. Mereka lumpuh, dan mereka tidak bisa datang kepada Yesus sendiri.

Allah sedang memperhatikan apakah Anda cukup setia dan membawa mereka kepada-Nya. Dan jika Anda tengah melakukannya, maka Dia akan menghormati iman Anda. Dia bukan hanya akan menyembuhkan teman Anda; Dia juga akan memberkati Anda. Itulah berkat iman.

Selama sebuah gereja akan terus mencari lebih banyak orang yang tidak percaya, Allah akan terus memberkatinya. Namun ketika para anggota gereja mengatakan jika gereja mereka tak perlu bertumbuh besar lagi, artinya mereka tidak peduli dengan dunia ini- sebuah sikap yang tidak konsisten dengan prioritas-prioritas Tuhan.

Tetapi, selama kita terus membawa orang-orang yang lumpuh secara rohani kepada Yesus, maka Ia akan memberkati gereja-gereja kita dan juga kehidupan kita.

Apakah Anda tidak ingin menjadi bagian dari itu?

Renungkan hal ini:
– Apakah iman orang lain berperan dalam bagaimana Anda datang kepada Yesus untuk mendapatkan anugerah keselamatan dari-Nya? Hari ini, ceritakanlah kisah Anda kepada seseorang agar orang tersebut mendapat dorongan.
– Apa artinya memiliki berkat iman?
– Bagaimana gereja Anda atau persekutuan kecil Anda secara aktif menjangkau orang lain yang tidak percaya Allah dan mewartakan Injil kepada mereka? Jika Anda belum melakukannya, bagaimana Anda bisa memulainya hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 8-10; Galatia 3

Orang-orang yang setia kepada Tuhan berbagi tentang iman mereka.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Rajin Itu Menular!
    Amsal 21:1-17
    Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams. 21:5) “Pak pendeta,...
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...