Orang yang Setia Berbagi tentang Iman Mereka

Belum ada komentar 12 Views

Bacaan Hari ini:
Matius 9: 2 “Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu, “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.”

Jika Anda telah menerima karunia keselamatan dari Allah, maka Anda telah menerima hadiah terbaik yang pernah diberikan kepada siapa pun.

Tetapi apakah Anda sudah mewartakan tentang karunia tersebut kepada orang lain semenjak menjadi orang Kristen?

Ayat hari ini berasal dari kisah dalam Matius 9 mengenai seorang lelaki yang sakit dan lumpuh. Teman-temannya ingin ia sembuh, maka mereka membawanya kepada Yesus dengan menurunkannya yang sedang berbaring di tempat tidurnya melalui celah di atap rumah tempat Yesus sedang mengajar.

Perhatikan Matius 9: 2 mengatakan, “Ketika Yesus melihat iman mereka,” Bukan iman lelaki lumpuh tersebut yang membuatnya sembuh, tapi iman teman-temannya. Ketika Yesus melihat bahwa teman-temannya itu begitu peduli dengan membawa teman mereka yang lumpuh itu menemui-Nya, sabda-Nya, “Orang-orang ini memiliki iman yang besar. Mereka bukan hanya bertanya; tapi mereka mengharapkan-Ku untuk menyembuhkan teman mereka,” dan Dia mengabulkannya.

Anda memiliki teman-teman yang lumpuh secara rohani tapi tidak mampu datang kepada Yesus. Mereka dilumpuhkan oleh ketakutan, rasa bersalah, keraguan, rasa sakit, atau bahkan mungkin dendam, karena mereka telah dilukai oleh gereja-gereja mereka sebelumnya. Mereka lumpuh, dan mereka tidak bisa datang kepada Yesus sendiri.

Allah sedang memperhatikan apakah Anda cukup setia dan membawa mereka kepada-Nya. Dan jika Anda tengah melakukannya, maka Dia akan menghormati iman Anda. Dia bukan hanya akan menyembuhkan teman Anda; Dia juga akan memberkati Anda. Itulah berkat iman.

Selama sebuah gereja akan terus mencari lebih banyak orang yang tidak percaya, Allah akan terus memberkatinya. Namun ketika para anggota gereja mengatakan jika gereja mereka tak perlu bertumbuh besar lagi, artinya mereka tidak peduli dengan dunia ini- sebuah sikap yang tidak konsisten dengan prioritas-prioritas Tuhan.

Tetapi, selama kita terus membawa orang-orang yang lumpuh secara rohani kepada Yesus, maka Ia akan memberkati gereja-gereja kita dan juga kehidupan kita.

Apakah Anda tidak ingin menjadi bagian dari itu?

Renungkan hal ini:
– Apakah iman orang lain berperan dalam bagaimana Anda datang kepada Yesus untuk mendapatkan anugerah keselamatan dari-Nya? Hari ini, ceritakanlah kisah Anda kepada seseorang agar orang tersebut mendapat dorongan.
– Apa artinya memiliki berkat iman?
– Bagaimana gereja Anda atau persekutuan kecil Anda secara aktif menjangkau orang lain yang tidak percaya Allah dan mewartakan Injil kepada mereka? Jika Anda belum melakukannya, bagaimana Anda bisa memulainya hari ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 8-10; Galatia 3

Orang-orang yang setia kepada Tuhan berbagi tentang iman mereka.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan