Nilai Iman di Dunia yang Tanpa Iman

Belum ada komentar 47 Views

Bacaan Hari ini:
Lukas 18: 8 “Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”

Kita hidup di dunia yang semakin kehilangan keimanannya. Ini merupakan dunia sekuler yang penuh pergeseran nilai dan di mana keegoisan tumbuh subur. Jika Yesus datang kembali hari ini, berapa banyak orang beriman yang akan Ia temui? Dan apakah Anda akan menjadi salah satu dari mereka?

Alkitab menjelaskan bahwa Allah sedang mencari orang-orang yang setia.

Dalam 2 Tawarikh 16: 9 dikatakan, “Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan.”

Allah mencari orang-orang yang setia sebab Dia ingin memberkati mereka. Dia ingin menunjukkan kasih-Nya melalui kekuatan besar-Nya. Kesetiaan kita merupakan kunci untuk membuka kunci berkat-Nya dalam hidup kita.

Yesus berkata, “Jadilah kepadamu menurut imanmu” (Matius 9:29).

Tuhan ingin mencurahkan berkat-Nya ke segala bidang kehidupan Anda – keluarga Anda, karier Anda, keuangan Anda, kesehatan Anda, hubungan Anda.

Berkat ini mungkin tidak seperti yang kita harapkan, tetapi Tuhan tetap mengerjakannya di dalam hidup kita. Dan Dia akan melakukannya sesuai dengan level keimanan Anda. Jika Anda memiliki iman yang besar, Anda akan memiliki berkat yang besar. Jika Anda memiliki sedikit iman, Anda akan menerima sedikit berkat. _Tetapi jika Anda tidak memiliki iman, berkat Tuhan tidak akan ada dalam hidup Anda.

Sayangnya, orang-orang beriman yang benar-benar percaya Tuhan dan hidup hari demi hari sulit sekali ditemukan.

Alkitab berkata, “Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?” (Amsal 20: 6).

Ketika dosa memasuki dunia bersama dengan Adam dan Hawa, kita semua menjadi tercemar. Tak seorang pun dari kita melakukan apa yang benar sepanjang waktu. Tetapi iman ialah kunci kemenangan.

“Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita” (1 Yohanes 5: 4).

Renungkan hal ini:
– Jika iman yang lebih besar menuntun kepada berkat yang lebih besar, mengapa beberapa orang yang setia masih mengalami pergumulan berat dalam hidup?
– Apa saja momen atau mujizat atau jawaban doa yang telah meningkatkan keimanan Anda kepada Allah?
– Bagaimana kesetiaan Anda menjadi saksi bagi orang-orang yang tidak mengenal Yesus sebagai Juruselamat mereka?

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 1-2; II Korintus 13

Semakin besar iman kita, semakin besar kemenangan yang akan kita alami dalam hidup kita.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan