NATALITAS

Yesaya 9:2-7

Belum ada komentar 34 Views

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita ….(Yes. 9:5)

Hannah Arendt, seorang filsuf, menulis tentang natalitas dalam bukunya The Human Condition. Dalam tulisan itu, ia memberi gambaran tentang bernilainya tindakan pengampunan. Ketika seseorang melakukan kesalahan, sulit bagi orang tersebut memutar waktu; mengembalikan waktu seperti semula agar dirinya tidak melakukan kesalahan. Kesalahan yang dilakukan oleh seseorang juga tidak bisa diobati dengan tindakan membalas mata ganti mata, gigi ganti gigi. Arendt mengatakan hanya pengampunan yang dapat membuka kesempatan baru bagi orang yang bersalah.

Pengampunan bagi Arendt adalah tindakan mengakhiri lingkaran kebencian dan balas dendam. Tindakan pengampunan seperti seorang bayi yang lahir. Arendt mengutip Yesaya 9:5, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita.” Karena itu, tindakan pengampunan berkaitan dengan kehidupan bersama, menjadi manusia bagi sesamanya.

Umat Kristen mengimani bahwa seorang anak yang lahir bagi kita, seorang putera telah diberikan untuk kita menunjuk pada Yesus Kristus, yang telah dinubuatkan oleh para Nabi. Yesus Kristus yang lahir bagi manusia dan dunia ini membawa pendamaian, memulihkan kembali relasi yang dingin dan kaku antara manusia dan Allah karena dosa manusia. Peristiwa Natalitas Yesus Kristus disambut dengan penuh kegembiraan, manusia beroleh pendamaian, pengampunan, dan damai sejahtera. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, melalui natalitas Yesus Kristus biarlah kami hidup membawa damai dan pengampunan. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:2-7; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14 [15-20]
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Taat Dalam Asuhan
    Lukas 2:39-52
    Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara...
  • Menurut Ukuran Iman
    Roma 12:1-8
    Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa,...
  • Otoritas Hukum
    Roma 7:1-6
    Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, – sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum – bahwa hukum berkuasa atas...
  • Kantong Yang Baru
    Lukas 5:33-39
    “Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Luk. 5:38) Isi yang berkualitas sangat penting. Namun,...
  • Kaya, Tetapi Terpecah
    1 Korintus 1:3-17
    Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku...