Naik Ke Gunung Tuhan

Yesaya 2:1-4

Belum ada komentar 172 Views

“Mari kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya ….” (Yes. 2:3)

Laron atau anai-anai, sesungguhnya termasuk jenis rayap yang tinggal di dalam gelapnya tanah atau di balik lapisan kayu. Namun, berbeda dengan rayap pada umumnya, Laron mempunyai sayap yang tipis dan rapuh. Pada waktu musim hujan tiba, laron akan keluar dari sarangnya yang gelap, lalu terbang menghampiri cahaya guna mencari sarang yang baru.

Pada zaman nabi Yesaya, banyak bangsa hidup dalam kegelapan, termasuk sebagian dari bangsa Israel. Mereka menyembah berhala, memberikan persembahan kepada dewa-dewa asing. Mereka hidup jauh dari bimbingan Tuhan. Menyikapi hal tersebut, Yesaya menubuatkan: “Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir, gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana …” (ay.2). Gunung Tuhan akan memancarkan cahaya terang-Nya ke segala penjuru, menarik bangsa-bangsa untuk datang ke Sion dan belajar dari Allah yang benar, yaitu Allah Israel, sebab dari Sionlah datangnya keselamatan.

Dewasa ini, banyak orang yang meninggalkan Tuhan. Mereka memilih hidup dalam kegelapan. Melalui nubuat Yesaya ini, Tuhan mengajak kita meninggalkan “sarang” kita yang gelap, yakni kehidupan dosa dan terbang menuju terang- Nya; menjalani kehidupan baru bersama Dia. Kembalilah! Mendekatkah kepada Tuhan! Itulah yang dilakukan orang- orang yang menyambut panggilan Tuhan. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Berjalan menuju Terang, itulah yang orang beriman lakukan.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:105-112; Yes. 2:1-4; Yoh. 12:44-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....
  • Menyadari Kehadiran Allah
    Mazmur 39
    Dengarkanlah doaku, ya TUHAN, dan berilah telinga kepada teriakku minta tolong, janganlah berdiam diri melihat air mataku! (Mzm. 39:13)...