Murka Allah

Yesaya 51:17-23

Belum ada komentar 126 Views

Beginilah firman Tuhanmu, TUHAN, Allahmu yang memperjuangkan perkara umat-Nya: “Sesungguhnya, Aku mengambil dari tanganmu piala dengan isinya yang memusingkan, dan isi cangkir kehangatan murka-Ku tidak akan kauminum lagi. (Yes. 51:22)

Orangtua yang menyayangi anaknya kadang bisa juga marah kepada anaknya, ketika sang anak tidak taat kepada orangtuanya dan terus menerus mengabaikan orangtuanya, meski sudah berulangkali diperingatkan. Itulah yang terjadi pada umat Allah dalam Yesaya 51. Allah memang bukan orangtua yang temperamental dan suka marah secara membabi-buta kepada umat-Nya tanpa alasan yang jelas. la adalah orangtua yang penuh kasih. Namun itu tidak berarti bahwa la akan mendiamkan begitu saja sikap dan perilaku umat-Nya yang sudah keterlaluan, melewati batas.

Jika sampai Allah marah kepada kita, maka itu pasti bukan saja karena ia ingin mendidik kita agar kembali ke jalan yang benar, tapi juga karena sikap dan perilaku kita sudah keterlaluan, kelewat batas. la adalah Allah yang maha kasih, tapi la juga adalah Allah yang maha adil dan la tidak akan begitu saja menghapuskan konsekuensi dari dosa yang kita lakukan. Semua tindakan, baik maupun buruk, senantiasa membawa konsekuensi. lnilah cara Allah mendidik kita ketika kita terus menerus berkubang dalam dosa dan tidak mau bertobat.

Namun, Allah juga bukan orangtua yang terus memendam amarah tanpa ampun. Sebagaimana kasih Allah senantiasa dibatasi oleh keadilan-Nya, demikian pula keadilan Allah senantiasa dibatasi oleh kasih-Nya. la bisa marah ketika kita mengabaikan ajaran-Nya dan hidup dalam dosa. Tapi la juga selalu berkenan menerima kita kembali ke dalam pelukan-Nya ketika kita bertobat. [Pdt. Paulus S. Widjaja]

DOA:
Ya Bapa, tolong kami untuk tidak membuat diri-Mu marah. Terima kasih karena kasih-Mu selalu melampaui murka-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 145:8-9, 14-21; Yes. 51:17-23; Rm. 9:6-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Komitmen Iman
    Lukas 6:17-26
    Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak...
  • KESETIAAN
    Rut 2:1-16
    Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung....
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...