MERATAP dan MENANGIS

Yoël 1:1-20

Belum ada komentar 398 Views

Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru …. (Yl. 1:19)

Nabi Yoël memberitakan tentang hari TUHAN. Hari TUHAN itu bukan hari kesukaan bagi umat, melainkan kerusakan dan kehancuran. Seluruh negeri, baik padang gembalaan, ladang gandum, kebun anggur maupun rumah-rumah ibadah musnah. Semua orang, baik petani maupun imam meratap dan menangis. “Bukankah di depan mata kita sudah lenyap makanan, sukaria dan sorak-sorai dari rumah Allah kita?” seru nabi mewakili suara umat. Seluruh pasal 1 kitab Yoël ini berisi penghancuran seperti serangan hama belalang dan ratapan.

Alkitab Edisi Studi memberi informasi bahwa serangan belalang merupakan bencana besar bagi kehidupan. Belalang yang menyerang dapat berjumlah lebih dari seratus juta dengan menutupi ribuan kilometer persegi tanah pertanian. Jumlah itu belum termasuk telurnya yang dapat mencapai berat lebih dari seribu ton. Hama belalang–yang diberitakan–Nabi Yoël menggambarkan kehancuran tanah dan manusia umat Allah. Maka, beralasanlah Yoël menyerukan ratapan.

Dalam kekristenan, tema yang paling umum adalah menyerukan pujian, kesukacitaan, syukur, dan kegembiraan. Namun, hampir tak ada ruang bagi orang beriman untuk meratap. Firman Tuhan hari ini memberi ruang bagi kita untuk meratap, bersedih, dan menangis. Merataplah karena kelaliman menindas kita. Bersedihlah karena situasi yang menekan kita. Menangislah karena kita dilukai oleh cemooh orang kepada kita. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kasihanilah kami, ya Tuhan, menurut kasih setia-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 65; Yl. 1:1-20; 2Tim. 3:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...