Menyerahkan Nyawa

Yohanes 10:11-18

Belum ada komentar 63 Views

“Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri.” (Yoh. 10:18)

Mengalah untuk menang. Anda familier dengan istilah itu? Istilah ini dipakai untuk menyebut suatu tindakan mengalah yang terkesan kalah, tetapi sebenarnya merupakan suatu cara atau strategi untuk memenangkan pertarungan. Cara ini tak mudah untuk dijalankan karena sepertinya bertolak belakang, bagaimana sebuah kekalahan dapat berubah menjadi kemenangan? Kekalahan di sini adalah kekalahan sementara, yang sedang diproses untuk menghasilkan kemenangan.

Mati untuk hidup. Itu yang dapat kita ungkapkan tentang pengorbanan Sang Gembala yang memberikan nyawa-Nya untuk domba-domba-Nya. Gembala itu adalah Gembala yang baik. Ia bersedia mati. Kematian itu hanyalah sementara, yang kemudian membawa kehidupan. Kematian Sang Gembala terjadi, bukan karena ia kalah. Perhatikanlah perkataan Tuhan Yesus, bahwa Ia memberikan nyawa-Nya. Kematian Tuhan Yesus terjadi, bukan karena Ia kalah oleh maut, juga bukan karena maut yang mengambilnya. Melainkan, Ia sendiri yang menyerahkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan domba- domba-Nya. Bahkan, menyelamatkan domba-domba yang lain juga.

Jika Sang Gembala sendiri memberi nyawa untuk menyelamatkan domba-domba-Nya, maka tidak ada lagi ancaman yang terlalu besar untuk dihadapi. Maut telah dikalahkan. Domba memperoleh keselamatan. Sungguh suatu kabar yang patut untuk kita syukuri! [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Gembala yang baik, kami bersyukur atas keselamatan yang Engkau berikan kepada kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 4:5-12; Mzm. 23; 1Yoh. 3:16-24; Yoh. 10:11-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...