Menyerahkan Nyawa

Yohanes 10:11-18

Belum ada komentar 64 Views

“Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri.” (Yoh. 10:18)

Mengalah untuk menang. Anda familier dengan istilah itu? Istilah ini dipakai untuk menyebut suatu tindakan mengalah yang terkesan kalah, tetapi sebenarnya merupakan suatu cara atau strategi untuk memenangkan pertarungan. Cara ini tak mudah untuk dijalankan karena sepertinya bertolak belakang, bagaimana sebuah kekalahan dapat berubah menjadi kemenangan? Kekalahan di sini adalah kekalahan sementara, yang sedang diproses untuk menghasilkan kemenangan.

Mati untuk hidup. Itu yang dapat kita ungkapkan tentang pengorbanan Sang Gembala yang memberikan nyawa-Nya untuk domba-domba-Nya. Gembala itu adalah Gembala yang baik. Ia bersedia mati. Kematian itu hanyalah sementara, yang kemudian membawa kehidupan. Kematian Sang Gembala terjadi, bukan karena ia kalah. Perhatikanlah perkataan Tuhan Yesus, bahwa Ia memberikan nyawa-Nya. Kematian Tuhan Yesus terjadi, bukan karena Ia kalah oleh maut, juga bukan karena maut yang mengambilnya. Melainkan, Ia sendiri yang menyerahkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan domba- domba-Nya. Bahkan, menyelamatkan domba-domba yang lain juga.

Jika Sang Gembala sendiri memberi nyawa untuk menyelamatkan domba-domba-Nya, maka tidak ada lagi ancaman yang terlalu besar untuk dihadapi. Maut telah dikalahkan. Domba memperoleh keselamatan. Sungguh suatu kabar yang patut untuk kita syukuri! [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Gembala yang baik, kami bersyukur atas keselamatan yang Engkau berikan kepada kami. Amin.

Ayat Pendukung: Kis. 4:5-12; Mzm. 23; 1Yoh. 3:16-24; Yoh. 10:11-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Check dan Recheck
    Yohanes 7:40-52
    “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukannya?” (Yohanes 7:51)...
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...