Menjadi Tidak Bercacat dan Tidak Bernoda

Filipi 2:12-18

Belum ada komentar 65 Views

Supaya kamu tidak bercacat dan tidak bernoda… di tengah-tengah orang yang jahat dan sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka….(Filipi 2:15)

“Namanya juga manusia, tidak ada yang sempurna. Pasti ada saja kesalahannya.” Kalimat seperti ini biasanya diucapkan saat kita atau seseorang melakukan kesalahan, lalu orang lain menghibur sambil menunjukkan pengertian mereka.

Di satu sisi, memang benar, tidak ada manusia yang sempurna. Setiap orang bisa melakukan kesalahan. Namun, di sisi lain, kurang tepat jika kita menjadikan kelemahan manusia sebagai alasan dan pembenaran atas sebuah kesalahan. Walaupun kita bisa saja berbuat salah, kita tetap berkewajiban untuk melakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Semangat seperti ini ditegaskan dalam ayat nas hari ini. Target kita adalah menjadi “tidak bercacat dan tidak bernoda”. Hal ini penting karena kita hidup “di tengah-tengah orang-orang jahat dan sesat”. Sebagai murid Kristus—yang karya penyelamatan-Nya sempurna—sudah selayaknya kesempurnaan Kristus menjadi inspirasi kita untuk hidup “tanpa cacat dan tanpa noda”.

Eh, jangan kecil hati dulu dan menganggap diri tidak sanggup untuk hidup “tidak bercacat dan tidak bernoda”. Sebab hidup bukanlah suatu kondisi yang sudah selesai, melainkan sebuah proses yang terus berjalan. Dengan demikian, keadaan “tidak bercacat dan tidak bernoda” merupakan proses yang kita jalani sepanjang hidup. Kita bisa memulainya dari sekarang. Ayo! [Pdt. Timur Citra Sari]

REFLEKSI:
Setiap hari berproses menuju “tidak bercacat dan tidak bernoda”.

Ayat Pendukung: Hak. 7:12-22; Mzm. 27:7-14; Flp. 2:12-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...
  • BUTUH TUHAN
    Matius 9:9-13, 18-26
    Yesus mendengarnya dan berkata, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit” (Matius 9:12) Di sebuah rumah sakit,...