Menyajikan Kebaikan

1 Samuel 28:20-25

Belum ada komentar 59 Views

“Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti ….” (1Sam. 28:22)

Depresi adalah gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan merosot (down) dan tertekan. Depresi ditandai oleh suasana hati yang buruk, putus asa, dan kecemasan yang berlebihan.

Saul dapat dikatakan sedang mengalami depresi. Hidupnya dilingkupi rasa takut (ay. 5, 15). Ia merasa semakin tidak berdaya setelah mendengar perkataan Samuel yang menegaskan bahwa orang-orang Israel dan dirinya akan dikalahkan oleh orang-orang Filistin. Saul tidak mau makan apa-apa. Melihat kondisi Saul seperti itu, perempuan pemanggil arwah Samuel mendesak Saul untuk makan. Ia ingin membuat Saul kembali berdaya. “Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu,” kata perempuan itu (ay. 22). Setelah terus didesak, Saul akhirnya mau makan. Perempuan itu menghidangkan makanan, bukan hanya roti, tetapi juga seekor anak lembu gemuk. Itulah kebaikan yang disajikan secara tulus oleh perempuan itu, untuk Saul yang sedang mengalami depresi.

Dari perempuan itu, kita dapat belajar perilaku baik yang sederhana. Ketika depresi dialami oleh sesama, misalnya teman kita, kita tidak membiarkannya terus tidak berdaya. Dengan makan bersama, bahkan dengan masakan yang terbaik, kita dapat memberi kekuatan kepada dia yang sedang tidak berdaya. Kebaikan melalui makan bersama berkaitan erat, bukan hanya dengan kekuatan tubuh, tetapi juga dengan kekuatan batin. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, buatlah aku mampu memberikan kekuatan bagi sesama yang mengalami tekanan dalam hidupnya. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:2-9; 1Sam. 28:20-25; Rm. 15:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...