Menyajikan Kebaikan

1 Samuel 28:20-25

Belum ada komentar 39 Views

“Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti ….” (1Sam. 28:22)

Depresi adalah gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan merosot (down) dan tertekan. Depresi ditandai oleh suasana hati yang buruk, putus asa, dan kecemasan yang berlebihan.

Saul dapat dikatakan sedang mengalami depresi. Hidupnya dilingkupi rasa takut (ay. 5, 15). Ia merasa semakin tidak berdaya setelah mendengar perkataan Samuel yang menegaskan bahwa orang-orang Israel dan dirinya akan dikalahkan oleh orang-orang Filistin. Saul tidak mau makan apa-apa. Melihat kondisi Saul seperti itu, perempuan pemanggil arwah Samuel mendesak Saul untuk makan. Ia ingin membuat Saul kembali berdaya. “Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu,” kata perempuan itu (ay. 22). Setelah terus didesak, Saul akhirnya mau makan. Perempuan itu menghidangkan makanan, bukan hanya roti, tetapi juga seekor anak lembu gemuk. Itulah kebaikan yang disajikan secara tulus oleh perempuan itu, untuk Saul yang sedang mengalami depresi.

Dari perempuan itu, kita dapat belajar perilaku baik yang sederhana. Ketika depresi dialami oleh sesama, misalnya teman kita, kita tidak membiarkannya terus tidak berdaya. Dengan makan bersama, bahkan dengan masakan yang terbaik, kita dapat memberi kekuatan kepada dia yang sedang tidak berdaya. Kebaikan melalui makan bersama berkaitan erat, bukan hanya dengan kekuatan tubuh, tetapi juga dengan kekuatan batin. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, buatlah aku mampu memberikan kekuatan bagi sesama yang mengalami tekanan dalam hidupnya. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:2-9; 1Sam. 28:20-25; Rm. 15:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pengakuan Dan Karya
    Markus 8:27-38
    Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” (Mrk. 8:29) Pengakuan...
  • Rajin Itu Menular!
    Amsal 21:1-17
    Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams. 21:5) “Pak pendeta,...
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...