Menjeritlah Kepada Tuhan

Mazmur 143

Belum ada komentar 22 Views

Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! (Mzm. 143:1)

Ketenangan saya terusik sejenak mendengar suara burung mendecit keras kesakitan. Segera saya menghampiri kandang burung itu dan mencari sumber bunyi. Tikus berhasil menggigit burung itu! Tanpa pikir panjang, segera saya mengejar tikus itu untuk melepaskan dan menyelamatkan burung tersebut.

Pemazmur menjerit kepada TUHAN. Dalam doanya, ia memohon TUHAN melepaskan dirinya dari bahaya. Pemazmur adalah seorang yang dikejar-kejar oleh musuh-musuhnya. Ia diperlakukan sebagai orang yang sudah mati (Mzm. 143:3). Penderitaannya sangat hebat sehingga nyaris mematahkan semangatnya. Ia berkata, “Semangatku lemah lesu dalam diriku, hatiku tertegun dalam tubuhku” (Mzm. 143:4). Beruntunglah, ia masih mempunyai pengharapan. Dengan penuh penyerahan diri pemazmur mau berlindung kepada TUHAN. Ia berdoa, berteriak memohon belas kasihan-Nya dan menantikan pembebasan dari penderitaan-Nya.

Seperti pemazmur yang dikejar-kejar musuh, bisa jadi saat ini kita sedang dikejar-kejar masalah: dikejar-kejar hutang, rasa bersalah, kecemasan, target dan lain sebagainya. Singkatnya, beban persoalan yang menakutkan. Apa yang dapat kita lakukan dalam posisi terjepit ini? Berdoa!

Menjeritlah kepada TUHAN! Saya mengandaikan, saya rela beranjak meninggalkan kenyamanan karena mendengar jeritan burung kesakitan, apalagi TUHAN ketika mendengar jeritan anak-Nya! Yakinlah bahwa Dia akan bertindak! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Jangan malu menjerit kepada-Nya. Percayalah Dia akan bertindak!

Ayat Pendukung: Mzm. 143; 2Raj. 4:18-37; Ef. 2:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. (Mzm.119:47) Lagu lama dari Titiek Puspa ini tak asing bagi kebanyakan...
  • Bukan Iman Yang Kosong
    Yakobus 2:14-26
    Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? (Yak. 2:20) Bob...
  • Kasih Itu Tidak Cari Muka
    Yakobus 2:8-13
    Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yak....
  • Kasih Menerangi Segala Hukum
    Matius 22:34-46
    “Pada kedua hukum inilah bergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Mat. 22:40) Hukum adalah perangkat yang mengikat...
  • Bukan Perkataan Hampa
    Ulangan 32:44-47
    “Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah,...
Kegiatan