Menjadi Warga Kerajaan Allah

Belum ada komentar 119 Views

Sebagai sebuah gereja di masa pascapandemi ini, kita bertekad untuk meneruskan perjalanan menuju masa depan bersama sebagai sebuah komunitas iman, pengharapan dan kasih (1 Korintus 13:13).

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”

Sebagaimana dalam Konfesi GKI tahun 2014, GKI Pondok Indah mengakui bahwa iman pada Allah Trinitas didasarkan juga pada harapan akan janji Tuhan yang akan memperbarui semua ciptaan di masa depan. Kita juga percaya bahwa kasih Allahlah yang memberi kita kekuatan untuk turut berperan serta dalam misi Kerajaan Allah.

Dengan selesainya perjalanan kita dalam menggereja selama 10 tahun ini, dan melalui visi misi kita 2011- 2021, GKI Pondok Indah menyadari bahwa masa pandemi COVID-19 ini merupakan oasis spiritual bagi seluruh jemaat untuk merenungkan ulang siapa kita dan panggilan kita sebagai Gereja di tengah dunia ini.

Apakah komitmen kita? Komitmen kita sebagai sebuah gereja pascapandemi, adalah meneruskan perjalanan karya misional kita bagi kemuliaan Allah di dalam dunia yang menderita akibat pandemi.

Dalam khotbah minggu demi minggu, kita sudah merenung bersama bahwa menjadi anggota Kerajaan Allah juga berarti menjadi penyebar berita baik dari Kristus yang sudah menyelamatkan kita. Itu sebabnya kita tidak berpatokan pada tempat atau situasi saat membayangkan Kerajaan Allah, melainkan melihatnya sebagai panggilan Tuhan agar kita berproses dan menjadi saksi-Nya di dalam dunia ini.

Sesuai dengan misi Allah, diharapkan anggota jemaat GKI Pondok Indah bersatu hati dengan setiap badan pelayanan dan para pendeta untuk belajar bersama, bergerak bersama dan berbuah bersama. Kita berharap di tahun ini dan selanjutnya, kita sebagai gereja menyediakan diri untuk mengamalkan keahlian keahlian kita yang berbeda-beda, agar orang melihat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Bapa di Surga. Berpikir seperti Kristus, merasa seperti Kristus, dan berperilaku seperti Kristus. Karena untuk itulah kita dipanggil, yaitu untuk melakukan pekerjaan baik yang Tuhan persiapkan kita sebelumnya (Ef 2:10).

Tuhan memberkati.•

|PDT. RIANI J. SUHARDJA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan
  • SULUNG DALAM PALUNGAN
    Persekutuan Perempuan Jumat, 9 Desember yang lalu, temanya adalah “Cinta dalam Kesederhanaan”. Saya jadi ingat puisi Sapardi Djoko Damono,...
  • MELAYANI ITU INDAH
    Ketika kita berbicara tentang “melayani” maka hal ini sangat dekat dengan kehidupan Kristiani. Melayani (Yunani: diakoneo artinya to be...
  • Persahabatan
    Setiap kali saya membaca kata “persahabatan”, kata itu memberikan rasa hangat di hati saya. Kata itu membawa ingatan saya...
  • Harta Paling Berharga
    “Harta yang paling berharga adalah keluarga…” Kalimat di atas adalah penggalan lagu sinetron ‘Keluarga Cemara’ yang pernah ditayangkan TVRI...