Menjadi Teladan

1 Timotius 4:11-16

1 Komentar 588 Views

Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. (1Tim. 4:12)

Seorang pendeta yang jengkel karena seorang anak mengundang dia untuk mendoakan kucingnya yang sakit, berdoa demikian, “Hai kucing, jika engkau ingin hidup, hiduplah. Tetapi, jika engkau ingin mati, matilah.” Tak berapa lama kemudian, ganti si pendeta yang sakit. Anak tadi datang ke pastori dan berdoa, “Pak Pendeta, jika bapak ingin hidup, hiduplah. Tetapi, jika bapak ingin mati, matilah.”

Teladan yang kita berikan pada orang lain sangatlah penting. Jika teladan kita baik, maka baiklah jadinya. Sebaliknya, jika teladan kita buruk, maka buruk pulalah jadinya. Rasul Paulus menasihati Timotius, anak rohaninya, agar ia bisa menjadi teladan dalam kasih, kesetiaan, dan kesucian, meskipun ia masih muda. Jangan sampai jadi batu sandungan.

Betapa banyak orang yang bisa mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya, “Ikutilah perintahku!” Tetapi, betapa sedikitnya yang berani berkata, “Ikutilah teladanku!” Memberi perintah memang mudah. Tetapi, memberi teladan itulah yang dibutuhkan. Kita harus bisa memberi teladan dalam kasih; rela berkorban bagi orang lain melalui kasih yang mewujud-nyata secara konkret, bukan kasih yang abstrak. Kita juga harus menjadi teladan dalam hal kesetiaan sebagaimana Yesus yang setia pada Allah Bapa-Nya sampai akhir hayat-Nya, karena Ia yakin akan kebaikan Bapa-Nya. Akhirnya, kita juga harus bisa menjadi teladan dalam kesucian; menunjukkan standar moral yang jelas. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Banyak orang bisa memberi perintah, tapi hanya sedikit yang bisa memberi teladan. Yang kedua inilah yang dikehendaki Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 29; 1Sam. 16:1-13; 1Tim. 4:11-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. daniel

    Puji Tuhan, firman Tuhan mengingatkan setiap kita utk bisa jadi teladan bagi semua orang. TYM

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...