Menilai Zaman

Lukas 12:57-59

Belum ada komentar 262 Views

“Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?” (Luk.12:57)

“Pak Wepe, sebaiknya, umur berapa anak diberikan HP pribadi? Kalau dikasih, saya khawatir anak saya akan terpapar hal buruk. Namun, jika tidak dikasih, dia tidak bisa kontak dengan teman- temannya,” demikian pertanyaan yang sering muncul dalam seminar seputar teknologi dan pengaruhnya pada kehidupan. Perkembangan teknologi memang menghadirkan banyak manfaat yang baik bagi kehidupan, tetapi juga membawa pergumulan. Karena itu, kita harus menentukan sikap dan pilihan demi kebaikan.

Tuhan Yesus pernah menegur orang-orang yang dapat mengenali perubahan cuaca melalui gerak awan dan angin, tetapi tidak mampu mengenali perubahan yang diakibatkan oleh kehadiran dan karya-Nya. Tuhan Yesus menyebut orang- orang demikian munafik. Kata ”munafik” berarti berpura-pura atau bermain sandiwara. Kehadiran dan karya Tuhan Yesus meninggalkan jejak yang kasat mata; menghasilkan perubahan. Semua orang bisa melihat perubahan tersebut. Bukan hanya meninggalkan jejak yang kasat mata, Tuhan Yesus menuntut sebuah keputusan moral. Ia berkata, ”Mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?”

Zaman terus berubah dan kita dapat melihat perubahan itu. Perubahan apa pun selalu menghadirkan tantangan baru yang menuntut keputusan moral. Karena itu, mari mencermati perubahan yang terjadi dan merespons dengan keputusan yang benar dan tepat. [Pdt. Wahyu Pramudya]

DOA:
Tuhan, ajarlah kami untuk mencermati perubahan yang ada dan bersikap dengan bijaksana. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 37:1-11, 39-40; Kej. 44:18-34; Luk. 12:57-59
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...