Mengikut Tuhan

1 Raja-raja 2:1-4, 10-12

Belum ada komentar 151 Views

“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya …. (1Raj. 2:3)

Kata pertama yang bisa diucapkan oleh anak perempuan saya adalah “Emoh” (tidak mau). Demikian pula kata pertama yang bisa diucapkan oleh anak laki-laki saya adalah “No” (tidak). Saya sampai bergurau dengan istri saya, bahwa itulah bukti paling nyata dari adanya dosa turunan. Sejak kecil, rupanya, manusia memang lebih senang membangkang, tidak patuh.

Di akhir hidupnya, Daud berpesan kepada Salomo, anaknya, supaya Salomo “hidup menurut jalan yang ditunjukkan (Tuhan).” Daud sadar bahwa tidak ada hal lain yang lebih penting untuk diwariskan kepada anaknya, selain daripada pesan agar anaknya dan keturunannya senantiasa hidup di jalan Tuhan. Mungkin saat itu, Daud teringat berbagai dosa yang telah ia lakukan di sepanjang hidupnya, termasuk perzinahannya dengan Batsyeba, ibunda Salomo, ketika Batsyeba masih menjadi istri Uria. Dosa-dosa itu terjadi karena Daud tidak menaati perintah Tuhan dan tidak hidup di jalan-Nya. Daud mengejar nafsu dan ambisinya sendiri, dan melupakan ketetapan-ketetapan Tuhan.

Sikap Daud berbeda sekali dari sikap Yosua yang berani menantang bangsa Israel, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah … Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yos. 24:15). Marilah kita juga hidup setia kepada Tuhan, taat melakukan segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, meskipun ada berbagai godaan dan tantangan! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Hidup di jalan Tuhan adalah harta yang tak ternilai harganya. Harta itulah yang seharusnya kita wariskan pada anak cucu kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 29; 1Raj. 2:1-4, 10-12; Luk. 5:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Janjinya Menghidupkan Kita
    Mazmur 119:49-56
    Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. (Mzm. 119:50) Semua orang pernah mengalami sengsara. Namun, tidak semua orang...
  • Kristus Mengetuk Pintu Hati Kita
    Wahyu 3:14-22
    “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan...
  • Sesal Kemudian Tiada Berguna
    Lukas 16:19-31
    “… supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak...
  • Yang Terkecil Menjadi Yang Terbesar
    Lukas 9:43b-48
    “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku....