Mengikut Sang Anak Domba

Mengikut Sang Anak Domba

Yohanes 1:29-42

Belum ada komentar 786 Views

Akhir-akhir ini banyak bermunculan motivator dan pelatih pengembangan diri. Mereka antara lain menawarkan kepada para peserta pelatihan mereka, untuk mengembangkan dan menajamkan banyak kualifikasi pribadi yang krusial sebagai pemimpin. Namun menarik sekali bahwa nyaris tidak ada di antara mereka yang mendaftarkan mentalitas “bersedia berkorban” sebagai kualifikasi yang penting.

Yohanes Pembaptis, selalu menunjuk kepada Yesus sebagai yang jauh lebih besar ketimbang dirinya. Bahkan ia mengatakan: “Membuka tali kasut-Nya pun aku tak layak…” Yohanes Pembaptis amat memahami bahwa tugasnya hanyalah sebagai pemersiap jalan bagi sang Kristus, karena Dialah yang utama, yang dinanti-nantikan.

Namun Dia yang ditunggu-tunggu itu bukanlah seorang pemimpin besar bak adiraja penuh wibawa dan kuasa, melainkan bagai seekor anak domba (Yoh. 1:29). Konotasi anak domba adalah jelas kurban. Anak domba Allah adalah kurban bagi Allah demi penyelamatan dunia. Tetapi sang Anak Domba Allah bukanlah kurban yang dipaksa untuk dikorbankan. Ia dengan sukarela menjadi kurban demi cinta-Nya kepada dunia dan manusia. Ia adalah seorang pemimpin yang senantiasa siap untuk berkorban.

“..lihatlah (behold/look) Anak Domba Allah…” ajak Yohanes Pembaptis. Melihat kepada-Nya, menyaksikan sendiri bagaimana Ia rela mengorbankan diri-Nya demi kita. Melihat kepada-Nya dan mengikut Dia. Mengikut Dia bukan sekadar karena janji kelimpahan, kesejahteraan, kemakmuran, kesembuhan, kekuasaan atau kemuliaan. Tetapi mengikut Dia dan meneladani sang Anak Domba Allah, mencontoh kepedulian dan kasih-Nya kepada dunia kita yang carut-marut ini, dan kepada mereka yang tersisih dan tertinggal di tepian kehidupan kita. Mengikut sang Anak Domba Allah berarti meneladani kesediaan-Nya untuk berkorban.
Kita?

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...