Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna

Mazmur 90:1-6, 13-17

Belum ada komentar 4 Views

Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu. (Mazmur 90:5-6)

Ada orang yang menjalani kehidupan sedemikian rupa seakan-akan hidupnya abadi. Sepertinya, tidak terpikir olehnya untuk bertobat dan menjalani hidup yang benar karena merasa selalu masih akan memiliki kesempatan.

Mazmur 90 mengingatkan kita bahwa hidup yang kita jalani di dunia ini fana: dapat rusak, lenyap, bersifat sementara, bahkan segera berlalu. Salah satu gambaran yang digunakan adalah tentang rumput yang bersemi dan tumbuh pada waktu pagi, tetapi pada waktu petang menjadi lisut dan layu. Oleh karena singkat dan fananya hidup ini, pemazmur memohon agar diberi hati yang bijaksana dalam menjalaninya—tidak menyia-nyiakan hidup yang singkat ini, serta mampu memilih dan memprioritaskan apa yang terpenting. Untuk itulah pemazmur berdoa, “Kenyangkanlah kami pada waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hidup kami.”

Hanya ketika dipenuhi oleh kasih setia Tuhan, hidup menjadi sungguh-sungguh bermakna. Hanya ketika kita mau menjalani hidup dalam kesetiaan kepada Tuhan, kita dapat bersukacita sepanjang hidup. Ketika kemurahan Allah meneguhkan apa yang kita perbuat, kita tetap dimampukan untuk bersukacita. Kita bisa dan harus memilih: apakah kita mau menyia-nyiakan hidup yang fana ini atau menjalaninya dengan penuh makna agar beroleh hidup yang kekal. Semoga kita tidak salah memilih. [Pdt. Em. Ronny Nathanael]

DOA: Bapa di surga, tolong kami agar tidak menyia-nyiakan kehidupan yang fana di dunia ini. Amin.

Ayat Pendukung: Ul. 32:1-14, 18; Mzm. 90:1-6, 13-17; Tit. 2:7-8, 11-15
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...
  • Horizontal dan Vertikal
    Matius 22:15-22
    “Berikanlah milik kaisar kepada kaisar dan milik Allah kepada Allah.” (Matius 22:21b) Jika ketua RT di lingkungan tempat tinggal...
  • MULUTMU HARIMAUMU
    Matius 14:1-12
    Sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara....