Menghalangi

Lukas 18:15-17

Belum ada komentar 360 Views

“Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku ….” (Luk. 18:16)

Salah satu tugas pengawal adalah memastikan tidak ada yang mendekati orang yang sedang dikawal. Pengawal berupaya begitu rupa, agar tidak kecolongan aksi orang-orang yang menerobos blokade pengamanan, sehingga berada sangat dekat dengan orang yang dikawalnya.

Di zaman Yesus, anak-anak dianggap tidak begitu berharga dan tidak diperhatikan. Para murid pun menganggap anak-anak sebagai gangguan. Karena itu, mereka menghalau anak-anak agar tidak mendekat kepada Yesus. Namun ternyata, Yesus menyambut, menghargai dan memberkati anak-anak yang datang kepada-Nya. Ia bahkan menyebut mereka sebagai empunya Kerajaan Surga. Bagi Yesus, orang yang tak berdaya, jujur, tulus, percaya dan berserah kepada Allah, merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Karena itulah, Yesus menegur para murid yang merasa dekat dengan-Nya dan menghalangi orang lain yang mau mendekati-Nya.

Bagaimana dengan kita? Jangan-jangan, tanpa kita sadari, kita bersikap seperti para murid, menghalangi orang lain yang ingin mendekati dan mengenal Yesus. Firman hari ini mengingatkan kita untuk membuka jalan, membimbing orang lain untuk mendekat kepada Yesus. Jangan menghalangi atau memonopoli. Mari berefleksi, apakah sikap dan tindakan kita telah terbuka, mengundang dan membimbing orang untuk datang kepada Kristus atau malah menjadi batu sandungan yang menghambat dan menghalangi? (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Menjadi murid seperti apa yang Kristus inginkan untuk kita lakukan?

Ayat Pendukung: Mzm. 46; Yer. 22:18-30; Luk. 18:15-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Berharga Di Mata-Nya
    Matius 10:24-39
    Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31) Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman...