Menghalangi

Lukas 18:15-17

Belum ada komentar 71 Views

“Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku ….” (Luk. 18:16)

Salah satu tugas pengawal adalah memastikan tidak ada yang mendekati orang yang sedang dikawal. Pengawal berupaya begitu rupa, agar tidak kecolongan aksi orang-orang yang menerobos blokade pengamanan, sehingga berada sangat dekat dengan orang yang dikawalnya.

Di zaman Yesus, anak-anak dianggap tidak begitu berharga dan tidak diperhatikan. Para murid pun menganggap anak-anak sebagai gangguan. Karena itu, mereka menghalau anak-anak agar tidak mendekat kepada Yesus. Namun ternyata, Yesus menyambut, menghargai dan memberkati anak-anak yang datang kepada-Nya. Ia bahkan menyebut mereka sebagai empunya Kerajaan Surga. Bagi Yesus, orang yang tak berdaya, jujur, tulus, percaya dan berserah kepada Allah, merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Karena itulah, Yesus menegur para murid yang merasa dekat dengan-Nya dan menghalangi orang lain yang mau mendekati-Nya.

Bagaimana dengan kita? Jangan-jangan, tanpa kita sadari, kita bersikap seperti para murid, menghalangi orang lain yang ingin mendekati dan mengenal Yesus. Firman hari ini mengingatkan kita untuk membuka jalan, membimbing orang lain untuk mendekat kepada Yesus. Jangan menghalangi atau memonopoli. Mari berefleksi, apakah sikap dan tindakan kita telah terbuka, mengundang dan membimbing orang untuk datang kepada Kristus atau malah menjadi batu sandungan yang menghambat dan menghalangi? (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Menjadi murid seperti apa yang Kristus inginkan untuk kita lakukan?

Ayat Pendukung: Mzm. 46; Yer. 22:18-30; Luk. 18:15-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...