Menggetarkan Dan Memesona

Matius 28:1-10

Belum ada komentar 156 Views

… dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. (Mat. 28:8)

Rudolf Otto, seorang ahli teologi agama-agama, mendeskripsikan pengalaman bersama Allah sebagai Numinosum tremendum et fascinosum. Artinya, kenyataan kehadiran Allah yang mampu dicermati manusia sebagai “Yang Menggetarkan” (tremendum), sekaligus “Yang Memesona” (fascinosum). Walaupun kelihatan bertolak belakang, tetapi keadaan ini dapat kita temukan dalam pengalaman orang- orang yang dijumpai Allah dalam kitab suci.

Ada perasaan takut bercampur sukacita yang besar dalam diri para perempuan setelah mengalami pengalaman spiritual di Paskah pagi itu. Mereka takut, sebab Allah telah menunjukkan kuasa yang luar biasa dalam peristiwa kebangkitan, lengkap dengan kehadiran malaikat Tuhan yang sudah membuat gentar para penjaga makam. Namun, mereka juga mengalami sukacita besar, karena segala pengalaman luar biasa itu adalah tentang kemenangan Kristus atas maut. Kristus hidup dan kuasa kasih-Nya ternyata tidak dapat dihentikan oleh kematian. Sungguh menggembirakan! Dua perasaan yang saling berkelindan dalam diri ini adalah tanda yang sehat dalam diri orang-orang yang serius mau dijumpai dan berjumpa dengan Tuhan. Sebab, kita mengakui kemahakuasaan-Nya, sekaligus kasih-Nya yang menyapa kita. Dalam peribadatan, perenungan kitab suci dan pengalaman spiritual kita sehari-hari, apakah kita masih mengalami Allah sebagai “Yang Menggetarkan, sekaligus Yang Memesona”? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Allah, Engkau sungguh agung, tetapi juga sungguh bersahabat denganku orang berdosa ini. Terima kasih ya, Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 118:1-2, 14-24; Yos. 3:1-17; Mat. 28:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...