Menerima Yang Diasingkan

Lukas 17:11-19

Belum ada komentar 59 Views

“Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Luk. 17:19)

Kisah sepuluh orang kusta bukan hanya soal mukjizat penyembuhan. Cerita ini adalah tentang pembatasan dan pemisahan manusia berdasarkan golongan murni dan tidak tahir; sehat dan sakit; halal dan najis. Ada empat golongan manusia dalam perikop sembilan ayat ini, yaitu: orang kusta, imam, orang tahir, dan orang Samaria. Orang kusta menggambarkan kaum yang dijauhkan dan disingkirkan oleh masyarakat.

Kesepuluh orang kusta menggambarkan bahwa mereka berada di dalam “hukuman” masyarakat. Hal ini menyebabkan mereka termasuk golongan “miskin“, baik ekonomi maupun pemberitaan tentang kabar baik. Mereka adalah kaum yang didiskriminasi, dan dapat tergolong disabilitas fisik juga. Salah seorang penderita kusta itu adalah orang Samaria. Orang Samaria itu, sekalipun tahir, tetap orang asing. Menarik bahwa Lukas menulis satu orang Samaria pada bagian akhir cerita ini. Sebaliknya, sembilan orang yang lain itu, sekalipun tahir, mereka tetap menyandang disabilitas dan miskin. Kusta menggambarkan penyakit menyeluruh. Maka, penyembuhan sepuluh orang kusta ini pun merupakan pemulihan holistik; penebusan umat manusia melalui Kristus.

Gereja adalah rumah bersama. Menerima mereka yang diasingkan atau dimarginalkan menjadikan gereja sebagai rumah pertama bagi semua. Hal penerimaan dan penolakan itu terletak pada umat di dalam gereja. Kedalaman iman adalah ketika kita berbagi tempat dengan kaum marginal. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Tuhan, kami rindu membarui sikap iman dengan menjadi sahabat bagi kaum tersingkirkan. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 29:1, 4-7; Mzm. 66:1-12; 2Tim. 2:8-15; Luk. 17:11-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...