Mendengarkan Tuhan

Matius 11:16-19, 25-30

Belum ada komentar 122 Views

“Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.” (Mat. 11:17)

Sewaktu kecil, saya suka bermain layang-layang. Tak jarang saya bermain sampai lupa waktu. Pernah beberapa kali, ketika orangtua saya memanggil, saya pura-pura tidak mendengar; saya abaikan.

Nabi-nabi di sepanjang zaman juga memiliki pengalaman diabaikan. Mereka menyampaikan firman dan kebenaran Tuhan, namun orang-orang sibuk dengan urusannya sendiri. Hal yang sama juga dialami Tuhan Yesus. Tuhan Yesus membuat banyak mukjizat: Ia menyembuhkan yang sakit, melipatgandakan roti dan ikan, membangkitkan orang yang telah meninggal dunia, dan lain-lain, namun tidak banyak orang yang percaya kepada-Nya. Ia mengajar dengan penuh kuasa, namun tidak banyak orang yang mendengar ajaran-Nya. Sebaliknya, suara para penentang- Nya semakin keras. Mereka berusaha menyudutkan Tuhan Yesus. Tidak mengherankan bila kemudian Tuhan Yesus berkata: “Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung” (Mat. 11:17).

Tuhan Yesus datang ke dunia selain untuk menebus dosa manusia, juga untuk membimbing kita dalam kebenaran. Sudahkah kita memperhatikan kehadiran- Nya? Sudahkah kita mendengarkan sabda-Nya dengan sungguh-sunguh? Sudahkah kita melakukan kehendak- Nya? [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Seorang murid mendengar dan memperhatikan apa yang Sang Guru katakan dan lakukan.

Ayat Pendukung: Kej. 24:34-38, 42-49, 58-67; Mzm. 45:10-17; Rm. 7:15-25a; Mat. 11:16-19, 25-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Lebih Dari Sekadar Kata
    Matius 6:7-15
    Jadi, janganlah seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Matius 6:8) Ada seorang...
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...