Mencintai Firman Tuhan

Mazmur 119:41-48

Belum ada komentar 154 Views

Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu. (Mzm.119:47)

Lagu lama dari Titiek Puspa ini tak asing bagi kebanyakan orang Indonesia. Lagu itu berjudul “Jatuh Cinta,” sebuah lagu yang jelas menggambarkan peristiwa seseorang yang sedang jatuh cinta. Inilah kutipan syair lagu itu: “Jatuh cinta berjuta rasanya. Biar siang, biar malam, terbayang wajahnya. Jatuh cinta berjuta indahnya. Biar hitam, biar putih manislah nampaknya.”

Dalam Mazmur 119, kita pun menjumpai ekspresi orang yang sedang jatuh cinta. Namun, ekspresi itu menyatakan bukan soal jatuh cinta kepada seorang yang lain, tetapi jatuh cinta akan hal lain. Apakah itu? Inilah ekspresi orang yang jatuh cinta pada firman Tuhan.

Pemazmur menyatakan kepercayaannya kepada firman Allah (ay. 42). Ia benar-benar berharap kepada hukum-hukum Allah karena semua itu memberi kelegaan dalam hidup. Ia menegaskan, ia akan selalu berpegang kepada firman Allah di sepanjang hidupnya. Baginya, mencintai firman TUHAN itu “berjuta rasanya” alias menggairahkan hidup dan menggerakkan dirinya untuk bersaksi nyata tentang kasih setia Tuhan dalam hidup. “Inilah penghiburanku dalam sengsaraku” (ay. 50).

Kalau pemazmur mengekspresikan cintanya pada firman Tuhan sedemikian hebat, bagaimana dengan kita? Apakah kita mencintai firman Tuhan dengan gelora yang “berjuta rasa”? Atau malah biasa-biasa? Jika sungguh mencintai firman Tuhan, kita seharusnya bergairah untuk bergaul akrab siang dan malam dengan firman Tuhan dan melakukannya dalam hidup kita. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

DOA:
Ya Roh Kudus, nyalakanlah api cintaku kepada firman Tuhan. Kiranya aku mampu setia membaca dan melakukan firman Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:41-48; Ul. 26:16-27:7; Mat. 19:16-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Iman Abraham Diuji
    Kejadian 22:1–19
    Karena iman maka Abraham … rela mempersembahkan anaknya yang tunggal …. (Ibr. 11:17) Sesudah Ishak agak besar, Allah menyuruh...
  • Allah Yang Suka Humor
    Kejadian 21:1–7
    “Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku.” (Kej. 21:6) Gus Dur —mantan presiden...
  • Syarat Mengikut Yesus
    Markus 8:31-38
    “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Mrk. 8:34) Syarat adalah...
  • Engkau Adalah Mesias!
    Markus 8:27-30
    Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” (Mrk. 8:29) Mesias...
  • Dibenarkan Karena Iman
    Roma 4:1-12
    “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya dan yang ditutupi dosa-dosanya; berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.” (Rm. 4:7-8)...