Mencari Hormat? NO!

Markus 9:30-37

Belum ada komentar 20 Views

Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” (Mrk. 9:35)

Menjabat berarti memegang jabatan atau menjadi pejabat. Ini sebuah prestise yang dicari banyak orang. Menjadi pejabat seolah-olah akan meningkatkan harga diri, sehingga akan dihormati oleh banyak orang. Karena itu, ada banyak orang yang menghalalkan berbagai cara demi mendapatkan sebuah jabatan.

Yesus Kristus dalam pengajaran dan karya-Nya memperlihatkan hal yang sebaliknya. Jabatan bukanlah sebuah posisi yang mesti ditinggi-tinggikan dan dikejar, melainkan sebuah fungsi untuk melayani. Bahkan, dengan tegas Ia berkata kepada para murid- Nya—yang bertengkar tentang siapa yang terbesar di antara mereka—untuk menjadi yang terakhir, jika mau menjadi yang terdahulu. Artinya, soalnya bukan pada siapa yang lebih besar, tetapi perbuatan apa yang bisa dilakukan untuk sesama. Berbuat lebih berarti dari sekadar menjabat. Bahkan, Ia mengajarkan mereka untuk tidak asal berbuat atau melayani, tetapi melayani dengan tulus dan kerendahan hati. Motifnya bukan untuk mencari hormat, tetapi semata-mata karena kasih.

Apa yang diajarkan Yesus itu penting untuk dihayati dan dilakukan dalam konteks hidup dewasa ini, ketika banyak orang hanya mengejar jabatan dan mencari hormat. Jika kita mendapatkan kepercayaan menjabat, maka jabatan itu menjadi amanat untuk melayani. Namun, jika kita tidak memiliki jabatan apa pun, kita tetap bisa melayani. Sebab, melayani itu berarti berbuat bagi sesama dengan tulus dan rendah hati. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Berbuat sesuatu yang berarti bagi sesama tak perlu karena jabatan atau upah, sebab kesempatan itu sudah merupakan upah yang manis.

Ayat Pendukung: Ams. 31:10-31; Mzm. 1; Yak. 3:13—4:3, 7-8a; Mrk. 9:30-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Rumah Doa
    Lukas 19:45-48
    Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun. (Luk. 19:46) Di sepanjang pelayanan-Nya,...
  • Jangan Keras Kepala
    “Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti...
  • Roh Di Dalammu Lebih Besar
    1 Yohanes 4:1-6
    Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu...
  • Menilai Zaman
    Matius 24:15-27
    “Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Luk. 12:56)...
  • Jangan Terkecoh
    Matius 24:15-27
    “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya...