Menarik Napas, Menghembus Napas

Adven Hari Kedua

Belum ada komentar 94 Views

Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.” (Yoh. 20:22)

Dalam tradisi Trinitas Kristen, “momen diam” (Sang Bapa) menjadi ruang bersama bagi menghirup dan mengembus napas (Roh Kudus dan Sang Sabda). Demikian pun, menghirup napas (Roh Kudus) menjadi ruang yang memungkinkan Sang Diam kemudian hadir keluar melalui Sang Sabda. Akhirnya, mengembus napas (Sang Sabda) menghadirkan momen diam (Sang Bapa) yang membawa seluruh semesta kepada kehidupan yang diberikan melalui tarikan napas berikutnya (Roh Kudus). Singkatnya, dengan bernapas sesungguhnya kita tengah mempersaksikan Siapa yang menghidupi dan menghidupkan kita: Allah Trinitas! Dengan penghayatan ini, maka kita tidak hanya berkata, “Doa adalah napas hidup orang percaya,” melainkan juga, “Napas adalah doa setiap orang yang hidup.” (Labirin Kehidupan 2, Bab 2: Menarik Napas, Mengembus Napas)

#kutipanbukusaya #labirinkehidupan2 #adventus2019hariini

—————–

Selama masa Adventus ini saya akan secara teratur membagikan kutipan yang saya ambil dari setiap bab buku Labirin Kehidupan 2 yang akan segera terbit. Anda diundang untuk secara imajinatif dan imani mempertautkan kutipan ini dengan perenungan adventus Anda secara pribadi. Kristus memberkati.

Joas Adiprasetya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...