Memuliakan Tuhan

Mazmur 104:24-34, 35b

Belum ada komentar 50 Views

Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada (Mzm. 104:33)

Salah satu ciri khas orang yang sudah lanjut umur adalah senang bercerita. Oleh karena itu, bila memimpin ibadah lansia, saya suka bertanya pada opa dan oma yang hadir. Satu kali saya bertanya: “Opa-oma, hal apa yang sangat ingin dilakukan dalam hidup ini?” Saya kira opa dan oma akan menjawab: jalan-jalan atau kumpul bersama anak dan cucu. Ternyata, hampir sebagian besar mengatakan: “Saya ingin memuliakan Tuhan.”

Pemazmur juga mengungkapkan hal yang senada: “Aku hendak menyanyi bagi Tuhan selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.” Kata yang mendapat perhatian adalah “selama aku hidup” dan “selagi aku ada.” Dua kata ini memiliki kemiripan arti, dua-duanya menunjukkan selama hidup manusia. Sementara kata “menyanyi” dan “bermazmur” juga memiliki kemiripan arti, yakni memuliakan Tuhan. Ayat ini dengan tegas mengatakan bahwa selama hidupnya sang pemazmur ingin memuliakan Tuhan.

Bagaimana dengan hidup kita? Apakah yang ingin kita lakukan sepanjang kehidupan kita? Apakah kita juga siap dan sedia memuliakan nama Tuhan sepanjang hidup kita? Apa yang harus kita lakukan dalam memuliakan Tuhan? Tentunya bukanlah sepanjang hari kita menyanyi dan menaikkan mazmur dengan suara kita. Namun, kita memuliakan Tuhan dengan seluruh keberadaan hidup kita, melalui perkataan sehari-hari, tindakan kita bahkan cara berpikir kita. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Kami rindu ya, Tuhan, untuk dapat senantiasa memuliakan-Mu dalam seluruh hidup kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; Bil. 11:24-30; Yoh. 7:37-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...