Memuji Tuhan

Mazmur 150

Belum ada komentar 257 Views

Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya! (Mzm. 150:6)

“Mari ikut mendaftar latihan nyanyi online,” seorang pengurus paduan suara mengajak dalam grup WhatsApp. Tak banyak yang merespons pada awalnya. Sebagian yang diajak merasa tak memiliki suara yang merdu. Sebagian lagi merasa canggung untuk latihan secara online, yang berbeda dengan latihan langsung di gedung gereja. Latihan paduan suara di masa pandemi memang tak mudah. Namun, dengan semangat untuk memuji Tuhan, maka tentu selalu ada jalan untuk berlatih bersama.

Ajakan kepada segala yang bernapas, menjadi penutup dari Kitab Mazmur. Kitab Mazmur ini unik. Terdiri dari 150 pasal, paling banyak dari kitab-kitab lain di dalam Alkitab. Semua isinya adalah syair lagu, baik lagu ibadah maupun ziarah (perjalanan). Temanya beragam. Ada pujian, permohonan, pengakuan dosa, bahkan curahan hati kepada Tuhan. Semua mazmur itu kemudian ditutup dengan pasal 150 yang mengajak agar semua yang bernapas, yaitu segenap mahkluk, memuji nama Tuhan.

Kita masih bernapas. Karena itu, kita pun dapat memuji nama Tuhan. Sebagian kita memuji Tuhan dengan menjadi pemusik gereja yang profesional. Sebagian kita memuji Tuhan dengan terlibat dalam paduan suara Paskah di gereja. Sebagian kita memuji Tuhan melalui perkataan kita kepada orang lain, maupun dalam doa-doa kita kepada Tuhan. Apa pun itu, pujilah nama Tuhan! [Pdt. Novita Sutanto]

DOA:
Tuhan, terimalah puji-pujian kami kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 150; Hos. 5:15-6:6; 2Yoh. 1:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN LENGAH
    Matius 24:36-44
    “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga’.’ (Matius 24:44)...
  • Belajar Percaya Penuh
    Kejadian 6:11-22
    Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya. (Kejadian 6:22) Dalam pergaulan dan komunikasi...
  • Kecenderungan Hati
    Kejadian 6:1-10
    TUHAN meiihat betapa besarnya kejahatan manusia di bumi, dan segaia kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. (Kejadian 6:5) Dalam...
  • Doa Bagi Indonesia
    Mazmur 122
    Berdoalah untuk damai sejahtera Yerusalem, “Kiranya orang-orang yang mencintaimu hidup sentosa’.’ (Mazmur 122:6) Apakah Saudara bangga menjadi orang Indonesia?...
  • Dikagumi dan Dibenci
    Yesaya 60:8-16
    Sebagai ganti keadaanmu dahulu, ketika engkau ditinggalkan, dibenci, dan tidak dilalui seorang pun, sekarang Aku akan membuat engkau menjadi...