Memimpin Dengan Pertolongan Tuhan

1 Samuel 7:3-17

Belum ada komentar 770 Views

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.” (1Sam. 7:3)

Umumnya, seorang pemimpin dianggap hebat, jika tim pendukungnya kuat dan berjumlah besar. Seorang pemimpin juga akan dianggap hebat, jika persenjataannya canggih. Lalu, bagaimana dengan Samuel? Apakah Samuel memiliki kriteria-kriteria itu?

Telah lama bangsa Israel berpaling dari Tuhan, dan beribadah kepada para Baal dan Asytoret. Di saat yang sama, bangsa Filistin terus mengejar dan menyerang mereka sehingga mereka pun menjadi takut. Firman Tuhan tegas berkata, “Tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.” Bangsa Israel menyadari akan dosa mereka, yaitu menyembah allah lain. Mereka pun meminta Samuel memimpin mereka di dalam doa dan persembahan agar Tuhan mau menyelamatkan mereka. Terjadilah, bangsa Filistin dikalahkan oleh bangsa Israel, bahkan sampai membuat bangsa Filistin menyingkir ke hilir Bet-Kar. Samuel pun mengakui bahwa semuanya itu terjadi karena Tuhan yang menolong.

Menjadi seorang pemimpin ternyata tidak hanya membutuhkan kekuatan. Keteguhan hati dan ibadah, itulah yang membuat Samuel dan bangsa Israel berhasil mengalahkan bangsa Filistin. Selain itu, jangan lupa bahwa keberhasilan kita sesungguhnya adalah karena pertolongan Tuhan. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Dalam keadaan sulit sekalipun, tetaplah setia kepada Tuhan, sebab Tuhan sendiri yang akan menolong dengan cara-Nya yang ajaib.

Ayat Pendukung:  Mzm. 29; 1Sam. 7:3-17; Kis. 9:19b-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...