Memimpin Dengan Pertolongan Tuhan

1 Samuel 7:3-17

Belum ada komentar 766 Views

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.” (1Sam. 7:3)

Umumnya, seorang pemimpin dianggap hebat, jika tim pendukungnya kuat dan berjumlah besar. Seorang pemimpin juga akan dianggap hebat, jika persenjataannya canggih. Lalu, bagaimana dengan Samuel? Apakah Samuel memiliki kriteria-kriteria itu?

Telah lama bangsa Israel berpaling dari Tuhan, dan beribadah kepada para Baal dan Asytoret. Di saat yang sama, bangsa Filistin terus mengejar dan menyerang mereka sehingga mereka pun menjadi takut. Firman Tuhan tegas berkata, “Tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.” Bangsa Israel menyadari akan dosa mereka, yaitu menyembah allah lain. Mereka pun meminta Samuel memimpin mereka di dalam doa dan persembahan agar Tuhan mau menyelamatkan mereka. Terjadilah, bangsa Filistin dikalahkan oleh bangsa Israel, bahkan sampai membuat bangsa Filistin menyingkir ke hilir Bet-Kar. Samuel pun mengakui bahwa semuanya itu terjadi karena Tuhan yang menolong.

Menjadi seorang pemimpin ternyata tidak hanya membutuhkan kekuatan. Keteguhan hati dan ibadah, itulah yang membuat Samuel dan bangsa Israel berhasil mengalahkan bangsa Filistin. Selain itu, jangan lupa bahwa keberhasilan kita sesungguhnya adalah karena pertolongan Tuhan. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Dalam keadaan sulit sekalipun, tetaplah setia kepada Tuhan, sebab Tuhan sendiri yang akan menolong dengan cara-Nya yang ajaib.

Ayat Pendukung:  Mzm. 29; 1Sam. 7:3-17; Kis. 9:19b-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...