Memercayai Kebaikan Allah

Keluaran 6:1-13

Belum ada komentar 44 Views

“… Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu ….”(Kel. 6:6)

Rina mengeluh kepada suaminya betapa sulitnya meyakinkan Rido, putra angkat mereka, mengenai apa pun. Pengalaman sebagai anak yang ditolak membuat Rido sering kali berpikiran negatif, bahkan kepada orangtua angkatnya yang mengasihinya.

Serupa dengan bangsa Israel. Pengalaman di dalam penindasan membuat mereka sulit percaya pada kebaikan. Mereka sangat sensitif pada sosok yang dipandang berkuasa, termasuk pada Allah. Mereka tidak tertarik pada janji Allah, sebagaimana yang disampaikan oleh Musa. Keluaran 6:8b mencatat, “Mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat.” Apakah Allah tahu? Pasti. Namun, Ia tidak menyerah. Justru, Allah menunjukkan relasi yang intim dengan menyebut mereka sebagai “umat-Ku.” Ia juga menegaskan siapa diri-Nya, “Aku akan menjadi Allahmu.” Tampak jelas kepemilikan Allah atas umat-Nya, sekaligus undangan untuk mendekat kepada Dia.

Sesulit apa pun pengalaman yang kita hadapi, tak akan mengubah kenyataan bahwa Allah berkenan menjadikan kita milik-Nya. Pengalaman traumatis masa lalu sekalipun, tak dapat menghapus kenyataan bahwa Allah tetap hadir dalam hidup kita. Yang harus kita lakukan adalah membuka hati untuk menerima uluran tangan Tuhan. Mengizinkan Ia berkarya membebaskan kita dari belenggu masa lalu sehingga kita dapat merayakan hidup hari ini sebagai anugerah. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Memercayai kebaikan Allah adalah pintu masuk menuju kehidupan yang penuh sukacita.

Ayat Pendukung: Mzm. 91:1-2, 9-16; Kel. 6:1-13; Kis. 7:35-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...