Memegang Teguh Kebenaran

Yesaya 51:1-16

Belum ada komentar 252 Views

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka. (Yes. 51:7)

“Pak, jalan pak!” “Loh kan ini ada rambunya berhenti, Pak!” “Iya Pak, tapi semua orang langsung jalan; rambunya tidak dipakai.” “Silakan bapak jalan duluan, saya tetap ikuti rambu.” Pernah mengalami hal seperti ini di jalan raya? Ketika kita berkendara sesuai rambu, kita malah dianggap salah oleh pengendara lain.

Adakalanya terjadi, ketika kita bertindak benar sesuai aturan, ada saja orang atau pihak yang tidak menyukainya. Firman Tuhan hari ini berkata kita tidak perlu takut bila diaibkan dan dinistakan oleh manusia. Artinya, meskipun banyak orang “melanggar” dan kita terlihat berbeda dari orang banyak itu, tetaplah teguh. Bangsa Israel mengalami penderitaan ketika berada dalam pembuangan. Nabi Yesaya menyerukan kepada mereka agar bagaimanapun situasi mereka; kondisi tertekan sekalipun, mereka harus selalu mengingat Tuhan! Bangsa Israel diminta melihat ke alam di sekelilingnya, sebab seluas dan sebesar itulah kuasa Tuhan yang akan memulihkan mereka.
Namun, umat Israel diingatkan agar setia menyimpan pengajaran dari Allah dalam hati mereka dan tidak menyimpang.

Hidup di antara orang yang suka melakukan kesalahan menjadi tantangan bagi kita, karena kita pun diajak untuk melakukan kesalahan. Namun, kebenaran bukan soal berapa banyak orang yang memegangnya, melainkan soal keharusan kita mempertahankan dan memperjuangkannya. Maka, teguhkanlah hati, meskipun resikonya kita akan dinistakan oleh banyak orang! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Godaan untuk ikut-ikutan berbuat salah sangat besar. Tetapi, jika kita teguh dan tidak goyah maka Tuhan tidak akan membiarkan kita dinistakan oleh orang banyak.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:5-37; Yes. 51:1-16; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...