Memegang Teguh Kebenaran

Yesaya 51:1-16

Belum ada komentar 236 Views

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka. (Yes. 51:7)

“Pak, jalan pak!” “Loh kan ini ada rambunya berhenti, Pak!” “Iya Pak, tapi semua orang langsung jalan; rambunya tidak dipakai.” “Silakan bapak jalan duluan, saya tetap ikuti rambu.” Pernah mengalami hal seperti ini di jalan raya? Ketika kita berkendara sesuai rambu, kita malah dianggap salah oleh pengendara lain.

Adakalanya terjadi, ketika kita bertindak benar sesuai aturan, ada saja orang atau pihak yang tidak menyukainya. Firman Tuhan hari ini berkata kita tidak perlu takut bila diaibkan dan dinistakan oleh manusia. Artinya, meskipun banyak orang “melanggar” dan kita terlihat berbeda dari orang banyak itu, tetaplah teguh. Bangsa Israel mengalami penderitaan ketika berada dalam pembuangan. Nabi Yesaya menyerukan kepada mereka agar bagaimanapun situasi mereka; kondisi tertekan sekalipun, mereka harus selalu mengingat Tuhan! Bangsa Israel diminta melihat ke alam di sekelilingnya, sebab seluas dan sebesar itulah kuasa Tuhan yang akan memulihkan mereka.
Namun, umat Israel diingatkan agar setia menyimpan pengajaran dari Allah dalam hati mereka dan tidak menyimpang.

Hidup di antara orang yang suka melakukan kesalahan menjadi tantangan bagi kita, karena kita pun diajak untuk melakukan kesalahan. Namun, kebenaran bukan soal berapa banyak orang yang memegangnya, melainkan soal keharusan kita mempertahankan dan memperjuangkannya. Maka, teguhkanlah hati, meskipun resikonya kita akan dinistakan oleh banyak orang! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Godaan untuk ikut-ikutan berbuat salah sangat besar. Tetapi, jika kita teguh dan tidak goyah maka Tuhan tidak akan membiarkan kita dinistakan oleh orang banyak.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:5-37; Yes. 51:1-16; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...
  • Dia Mendengar Doaku
    Mazmur 116:1-2, 12-19
    Aku mengasihi TUHAN, sebab la mendengarkan suaraku dan permohonanku. (Mazmur 116:1) Seorang anak kecil jatuh dari sepeda dan terluka....
  • Kasih Di Atas Aturan
    Matius 12:1-8
    “Sebab, Anak manusia adalah Tuan atas hari Sabat” (Matius 12:8) Seorang perawat melanggar jam kerja saat menolong korban kecelakaan...
  • Memegang Perjanjian Yang Kudus
    Kejadian 17:1-27
    Allah berfirman lagi kepada Abraham, “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun (Kejadian 17:9) Saat...
  • Mencintai Firman Tuhan
    Mazmur 119:41-48
    Aku hendak menadahkan tanganku kepada perintah-perintah-Mu yang kucintai, dan merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu. (Mazmur 119:48) Ada orang yang tak bisa lepas...