Memegang Teguh Kebenaran

Yesaya 51:1-16

Belum ada komentar 227 Views

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka. (Yes. 51:7)

“Pak, jalan pak!” “Loh kan ini ada rambunya berhenti, Pak!” “Iya Pak, tapi semua orang langsung jalan; rambunya tidak dipakai.” “Silakan bapak jalan duluan, saya tetap ikuti rambu.” Pernah mengalami hal seperti ini di jalan raya? Ketika kita berkendara sesuai rambu, kita malah dianggap salah oleh pengendara lain.

Adakalanya terjadi, ketika kita bertindak benar sesuai aturan, ada saja orang atau pihak yang tidak menyukainya. Firman Tuhan hari ini berkata kita tidak perlu takut bila diaibkan dan dinistakan oleh manusia. Artinya, meskipun banyak orang “melanggar” dan kita terlihat berbeda dari orang banyak itu, tetaplah teguh. Bangsa Israel mengalami penderitaan ketika berada dalam pembuangan. Nabi Yesaya menyerukan kepada mereka agar bagaimanapun situasi mereka; kondisi tertekan sekalipun, mereka harus selalu mengingat Tuhan! Bangsa Israel diminta melihat ke alam di sekelilingnya, sebab seluas dan sebesar itulah kuasa Tuhan yang akan memulihkan mereka.
Namun, umat Israel diingatkan agar setia menyimpan pengajaran dari Allah dalam hati mereka dan tidak menyimpang.

Hidup di antara orang yang suka melakukan kesalahan menjadi tantangan bagi kita, karena kita pun diajak untuk melakukan kesalahan. Namun, kebenaran bukan soal berapa banyak orang yang memegangnya, melainkan soal keharusan kita mempertahankan dan memperjuangkannya. Maka, teguhkanlah hati, meskipun resikonya kita akan dinistakan oleh banyak orang! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Godaan untuk ikut-ikutan berbuat salah sangat besar. Tetapi, jika kita teguh dan tidak goyah maka Tuhan tidak akan membiarkan kita dinistakan oleh orang banyak.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:5-37; Yes. 51:1-16; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...
  • Hiduplah Dengan Rasa Cukup!
    Keluaran 16:9-21
    Tetapi, ada yang tidak mau mendengarkan Musa dan menyisakannya sampai pagi, sehingga berulat dan berbau busuk. Maka Musa menjadi...