Memegang Teguh Kebenaran

Yesaya 51:1-16

Belum ada komentar 254 Views

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka. (Yes. 51:7)

“Pak, jalan pak!” “Loh kan ini ada rambunya berhenti, Pak!” “Iya Pak, tapi semua orang langsung jalan; rambunya tidak dipakai.” “Silakan bapak jalan duluan, saya tetap ikuti rambu.” Pernah mengalami hal seperti ini di jalan raya? Ketika kita berkendara sesuai rambu, kita malah dianggap salah oleh pengendara lain.

Adakalanya terjadi, ketika kita bertindak benar sesuai aturan, ada saja orang atau pihak yang tidak menyukainya. Firman Tuhan hari ini berkata kita tidak perlu takut bila diaibkan dan dinistakan oleh manusia. Artinya, meskipun banyak orang “melanggar” dan kita terlihat berbeda dari orang banyak itu, tetaplah teguh. Bangsa Israel mengalami penderitaan ketika berada dalam pembuangan. Nabi Yesaya menyerukan kepada mereka agar bagaimanapun situasi mereka; kondisi tertekan sekalipun, mereka harus selalu mengingat Tuhan! Bangsa Israel diminta melihat ke alam di sekelilingnya, sebab seluas dan sebesar itulah kuasa Tuhan yang akan memulihkan mereka.
Namun, umat Israel diingatkan agar setia menyimpan pengajaran dari Allah dalam hati mereka dan tidak menyimpang.

Hidup di antara orang yang suka melakukan kesalahan menjadi tantangan bagi kita, karena kita pun diajak untuk melakukan kesalahan. Namun, kebenaran bukan soal berapa banyak orang yang memegangnya, melainkan soal keharusan kita mempertahankan dan memperjuangkannya. Maka, teguhkanlah hati, meskipun resikonya kita akan dinistakan oleh banyak orang! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Godaan untuk ikut-ikutan berbuat salah sangat besar. Tetapi, jika kita teguh dan tidak goyah maka Tuhan tidak akan membiarkan kita dinistakan oleh orang banyak.

Ayat Pendukung: Mzm. 89:5-37; Yes. 51:1-16; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...