Memberi Yang Terbaik

Kejadian 22:15-18

Belum ada komentar 307 Views

“Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri – demikianlah firman Tuhan -: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku ….” (Kej. 22:16)

Tiga orang anak muda berkumpul dan berbicara soal persembahan. Orang pertama berkata: “Setiap kali saya menerima gaji maka sepuluh persen saya sisihkan sebagai persembahan.” Orang kedua tidak mau kalah, ia berkata: “Kamu, sepuluh persen? Kalau saya menyiapkan 50 persen.” Orang ketiga terdiam mendengarnya, ia berkata: “Kalau saya, selalu memberi 100 persen.” Melihat kebingungan kedua temannya, orang ketiga melanjutkan: “Setiap kali gajian, saya ambil semua uang saya, lalu saya lemparkan ke atas dan berkata Tuhan, silakan ambil berapa pun yang Tuhan mau, yang jatuh buat saya.”

Abraham diminta untuk memberikan “persembahan” bagi Tuhan. Bukan sekadar memberikan harta bendanya (ternak) yang sudah ia dapatkan, tetapi ia diminta untuk memberikan ‘harta’nya yang paling berharga, yaitu anaknya: Ishak. Anak yang lahir di masa tuanya; anak yang lahir dari kandungan istrinya. Apakah Abraham tidak mengasihi Ishak? Tentu saja Abraham mengasihi Ishak. Namun, ia menyadari bahwa ia lebih mengasihi Tuhan yang menyertainya, memberkatinya dan juga mengaruniakan Ishak. Karena itu, ia rela memberikan Ishak, anaknya sebagai persembahan.

‘Memberikan yang terbaik’ adalah bagian dari pengajaran gereja tentang persembahan. Memberikan yang terbaik bukan hanya dalam bentuk persembahan materi, tetapi juga dalam bentuk tenaga, pikiran, dan waktu. Sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi Tuhan? Atau hanya pura-pura memberi yang terbaik? [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Mampukanlah kami ya, Tuhan, agar dapat memberikan yang terbaik untuk-Mu selalu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 47; Kej. 22:15-18; 1Tes. 4:9-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Terlalu Percaya Diri
    2 Raja-raja 14:1-14
    Pada waktu itu Amazia menyuruh utusan kepada Yoas bin Yoahas bin Yehu, raja Israel, mengatakan: “Mari kita mengadu tenaga!”...
  • Berkenan Kepada Allah
    Ibrani 11:4-7
    Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. (Ibr. 11:6) Sudah 30 tahun lebih Mbak Imah bekerja pada...
  • Orang Benar
    Mazmur 92:2-5; 13-16
    Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon …. (Mzm. 92:13) “Banyak...
  • TUDUHAN
    Lukas 11:14-28
    Tetapi ada di antara mereka yang berkata: ”Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” (Luk 11:15) Saat ini,...
  • PENGAKUAN
    1 Raja-raja 18:17-40
    Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1Raj. 18:39) “Jika...