MEMANUSIAKAN MANUSIA

Lukas 2:1-14, 15-20

Belum ada komentar 224 Views

… dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan …. (Luk. 2:7)

Setiap kali kita merayakan Natal, kita tidak pernah lupa meletakkan sebuah palungan di pusat dekorasi Natal. Namun, palungan yang kita pakai sebagai dekorasi natal adalah palungan imitasi. Memang ada kayu, bambu, dan jerami kering di sana, tetapi tidak ada sisa-sisa makanan binatang yang menjijikkan. Tidak ada pula kotoran binatang yang bau, atau kutu binatang yang merayap di sana sini.

Yesus tidak lahir dalam palungan imitasi. Ia lahir di palungan asli yang kotor dan menjijikkan. Dengan itu, Ia ingin menunjukkan solidaritasnya pada mereka yang tersisih dan disingkirkan, tidak pernah diajak jalan-jalan, dan tidak pernah diundang menghadiri pesta di hotel-hotel mewah. Seandainya Ia lahir di Bait Allah yang suci atau di istana Raja Herodes yang mewah, maka para gembala tidak mungkin hadir menemui-Nya. Inilah cara Tuhan memanusiakan manusia. Ia menjadikan hidup-Nya bagian dari kehidupan manusia dan hidup manusia bagian dari kehidupan-Nya.

Pertanyaan yang harus kita renungkan ialah apakah kita sudah mengikuti teladan-Nya? Setiap hari kita mungkin bertemu dengan tukang kebun atau karyawan cleaning service di kantor, atau bertemu ibu-ibu penjual makanan di depan pagar gereja; setiap minggu kita mungkin bertemu dengan saudara-saudara seiman yang berbaju lusuh. Lantas, apakah kita benar-benar tahu siapa mereka? Kain lampin dan palungan adalah lambang dari orang-orang ini. Sudahkah kita memanusiakan mereka? [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Palungan Hina, mampukan kami meneladani cinta kasih-Mu untuk memanusiakan orang-orang kecil. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...