Memandang Jauh Ke Depan Bersama Allah

Ibrani 11:17-22

Belum ada komentar 142 Views

Karena iman, tatkala dicobai, Abraham mempersembahkan Ishak. la yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal. (Ibr. 11:17)

Walaupun berasal dari keluarga petani sederhana, Suparno bercita-cita mendapatkan pendidikan tinggi. Karena kerja kerasnya, dia berhasil memperoleh beasiswa. Setelah lulus, Suparno mengajarkan tentang sistem pertanian modern kepada para petani di desanya. Anak-anaknya yang juga telah mendapatkan pendidikan tinggi sangat mendukung usaha mulia yang dimulai oleh ayah mereka. Teknologi pertanian semakin dimutakhirkan dan jejaring pemasaran produk pertanian diperluas. Keluarga Suparno telah melakukan perjuangan antar generasi dan telah membawa perubahan baik bagi keluarga dan komunitas mereka.

Abraham, Ishak dan Yakub adalah nama-nama leluhur umat Israel yang acapkali disebutkan berangkaian dalam bagian- bagian Alkitab. Mereka adalah teladan tentang bagaimana seharusnya umat Allah beriman. Ketiganya percaya kepada janji Allah yang terus berlanjut antar generasi. Penulis Surat Ibrani memperlihatkan bahwa kebaikan Allah bukan hanya dialami pada masa kini tetapi juga di masa depan. Maka dalam menjalani hidup pada “masa kini”, baik Abraham, Ishak, Yakub, maupun Yusuf tidak menjadi ragu dan khawatir. Apa yang sesuai dengan kehendak Allah tetap mereka lakukan dengan sepenuh hati dengan kerelaan untuk memberikan yang terbaik.

Bersama Allah dan dengan kekuatan yang diberikan-Nya, kita akan merangkai masa depan yang baik. Mari memulai pekerjaan baik dengan tekun dan setia. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah aku bersedia memandang jauh ke depan bersama Allah dan tetap percaya mengerjakan yang baik sekarang ini?

Ayat Pendukung: Ams. 15:1-17; Mzm. 19; Ibr. 11:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...