Melihat Punggung Tuhan

Keluaran 33:18-23

Belum ada komentar 107 Views

Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat punggung-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan. (Keluaran 33:23)

Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa pemimpin itu ada di depan untuk memberikan teladan, ing ngarsa sung tuladha. Saat pemimpin berada di depan, kita tidak melihat wajahnya. Kita hanya menatap punggungnya, lalu kita mengikutinya. Kita tidak melihat matanya, tetapi kita percaya bahwa ia membawa kita di jalan yang benar.

Suatu waktu, Musa yang bergumul dalam proses kepemimpinannya atas umat Israel di padang gurun benar-benar ingin melihat wajah TUHAN. Ia ingin mengenal TUHAN dan ingin pula diyakinkan bahwa apa yang sedang ia dan umat Israel jalani adalah kehendak-Nya. Bahkan, Musa ingin melihat kemuliaan TUHAN. Namun, TUHAN menjawab bahwa jika manusia melihat wajah dan kemuliaan-Nya, maka manusia itu tidak mungkin tetap hidup. Karena itu, Musa hanya diizinkan melihat punggung-Nya. Artinya, TUHAN mau Musa berproses dengan percaya penuh kepada-Nya. Ia selalu ada di depan untuk membuka jalan. Musa dan umat Israel tinggal mengikuti, dan dalam pengalaman mengikuti punggung TUHAN itulah mereka bisa melihat berbagai mukjizat.

Tuhan adalah Pemimpin Agung. Kita tentu sama seperti Musa, tidak bisa melihat wajah dan kemuliaan-Nya secara langsung. Kita hanya dapat “melihat” punggung-Nya. Atau, sama seperti kata Paulus, kita melihat dalam cermin yang samar. Namun, kita diminta untuk menaruh percaya kepada-Nya dan mengikuti jalan-jalan- Nya. Mungkin hal ini terasa tidak nyaman, tetapi kita pasti akan melangkah dari satu mukjizat ke mukjizat berikutnya. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Mengikuti jalan Tuhan itu menggairahkan. Walau kita hanya melihat punggung-Nya, tetapi kita yakin akan kemahakuasaan-Nya.

Ayat Pendukung: Kel. 33:18-23; Mzm. 97; Yoh. 1:14-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...