Melihat, Menyadari dan Beriman

Belum ada komentar 115 Views

“Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.” (Why. 1:19)

Setelah kenaikan Yesus, para murid berpencar dalam mengabarkan Injil. Tidak terkecuali Yohanes yang kemudian dianggap membahayakan kekaisaran Roma karena pelayanannya makin meluas. Yohanes pun dibuang ke pulau terpencil bernama Patmos. Di dalam pembuangan tersebut, Yohanes berjumpa dengan Yesus dalam penglihatan.

Sebelas ayat yang terdapat dalam perikop hari ini, merupakan penjelasan atas kondisi Yohanes saat itu. Dalam ketaatannya, Yohanes mendapat kesempatan mengalami kemuliaan Yesus dan hal-hal yang perlu ia lakukan di dalam pelayanannya. Tentu saja, Yohanes tersungkur di depan kaki Yesus karena sangat ketakutan. Namun, Yohanes menuliskan dengan sangat jelas bahwa Yesus meletakkan tangan kanan-Nya di atas Yohanes, dan memintanya jangan takut seraya mengingatkannya bahwa Yesus adalah sahabatnya yang telah mati, tetapi kini Ia hidup dan berkuasa untuk selamanya (Why. 1:18).

Kitab Wahyu memang tidak selalu mudah untuk dipahami. Namun, firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk merefleksikan penglihatan Yohanes sebagai karunia dan kesempatan untuk menyadari dan mengimani keilahian dan kemuliaan Yesus. Dengan begitu, niscaya kita yang membacanya dapat memiliki sikap hidup beriman yang benar dan teguh seperti Yohanes yang tunduk dan taat menjadi saksi iman bagi-Nya, di dalam situasi apa pun. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan Yesus, mampukanlah kami menyadari kehadiran-Mu agar kami dapat menjadi saksi dalam perkataan maupun perbuatan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Est. 7:1-10; Why. 1:9-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...