Mari dan Lihatlah!

Yohanes 1:43-51

Belum ada komentar 90 Views

Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yoh. 1:46)

Ada seorang ibu yang bekerja sebagai kuli gendong di sebuah pasar, di pusat kota Yogyakarta. Setiap hari, ia ke pasar membawa keranjang dan selendang, menunggu pelanggan yang membutuhkan tenaganya untuk membawa barang belanjaan mereka. Meskipun ibu ini hanya seorang kuli gendong, namun ia adalah seorang pendoa yang sangat tekun. Ia selalu mencermati informasi tentang anggota jemaat yang susah atau sakit, lalu mendoakannya dengan sungguh-sungguh.

Banyak orang Kristen seperti Natanael; sulit percaya pada Yesus, jika tidak ada hal spektakuler yang menyertainya. Nazaret hanyalah sebuah desa kecil dan sederhana, jauh dari segala macam gemerlap. Nazaret bukanlah Yerusalem. Kita bisa mengharapkan berbagai hal spektakuler muncul dari Yerusalem, namun tidak dari Nazaret. Itulah sebabnya Nathanael tidak percaya.

Seperti ibu kuli gendong di atas, iman yang sejati sering kali justru lahir dari “Nazaret,” bukan dari “Yerusalem.” Lahir dari orang-orang dan situasi-situasi sederhana, jauh dari segala macam unsur spektakuler. Ketika Natanael tidak percaya pada Yesus, Filipus hanya berkata kepadanya, “Mari dan lihatlah!” Mengikut Yesus adalah perkara komitmen untuk memiliki pengalaman pribadi dengan Yesus. Selama kita berada “di luar” maka selama itu pula kita tidak mendapatkan apa-apa dari Yesus. Tetapi, ketika kita menjalin relasi intim dengan Yesus, maka kita terberkati, meskipun kita berada di “Nazaret.” [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Jika kita ingin tahu apakah teh yang disuguhkan pada kita, rasanya manis atau pahit, minumlah teh itu. Demikian pula mengikut Yesus.

Ayat Pendukung: 1Sam. 3:1-10, (11-20); Mzm. 139:1-6, 13-18; 1Kor. 6:12-20; Yoh. 1:43-51
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...