Lalu Matilah Harun

Bilangan 20:22-29

Belum ada komentar 508 Views

Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, anaknya. (Bil. 20:28)

Harun mati sebelum sempat melihat dan memasuki tanah perjanjian. Tuhan telah mengambil nyawanya lebih dulu, sebab dia dan Musa telah melanggar firman Tuhan di Masa dan Meriba. Ketika itu, umat Israel kehabisan air minum. Umat Israel merasa kecewa, kes12al dan marah kepada Musa dan Harun yang telah membawa mereka keluar dari Mesir. Kehidupan di padang gurun ternyata sangat sulit. Bukannya menenangkan hati umat Israel, Musa dan Harun malah ikut bersungut-sungut dan marah pada Tuhan.

Walaupun Harun tidak memasuki tanah perjanjian, namun dia meninggal dalam usia sangat lanjut, 123 tahun. Dia sudah melihat dan menikmati kuasa dan kasih Tuhan kepada dirinya dan seluruh umat Israel. Satu hal lagi. Harun sungguh bersyukur, sebab Eleazar, anaknya, dapat meneruskan tugasnya menjadi pemimpin Israel. Tuhan sendiri menyuruh Musa untuk melantik Eleazar menjadi pengganti ayahnya. Firman Tuhan kepada Musa, “Panggillah Harun dan Eleazar, anaknya, dan bawalah mereka naik ke gunung Hor; tanggalkanlah pakaian Harun dan kenakanlah itu kepada Eleazar, anaknya, kemudian Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya dan mati di sana.”

Setiap orang pasti akan mati. Namun, sungguh indah jika orangtua dapat mewariskan nilai-nilai luhur, seperti iman, kepada anaknya. Setiap orangtua pasti merasa lega dan bahagia ketika melihat anaknya dapat melanjutkan tugasnya sebagai pelayan Tuhan. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Orangtua harus belajar percaya bahwa anaknya dapat melakukan yang lebih baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 107:1-3, 17-22; Bil. 20:22-29; Yoh. 3:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...