Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Belum ada komentar 1830 Views

Petrus dan Yohanes diseret ke Mahkamah Agama bukan karena melakukan pelanggaran atau kejahatan, melainkan karena memberitakan kabar keselamatan. Ini tidak membuat keduanya takut dan gentar, bahkan mereka berkata, “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.” (ayat 19).

Rasa tertegun dari Petrus dan Yohanes tentang kuasa Allah tidak disebabkan karena tanpa alasan. Rasa kagum dan terpesona akan kehadiran Allah dalam hidup mereka disebabkan oleh cahaya Allah yang memberikan pencerahan bahwa kematian bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama dengan Kritus. Kasih Allah lebih berdaya daripada kematian.

Kegembiraan tidak datang dari perkiraan masa depan yang baik mengenai keadaan dunia ini. Kegembiraan tidak tergantung pada pasang surut kenyataan kehidupan kita. Kegembiraan dilandaskan pada pengetahuan rohani bahwa Allah telah mengalahkan dunia, kendati dunia tempat kita hidup ini diselimuti kegelapan. Yesus mengatakan dengan jelas dan tegas, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh.16:33)

Dunia ini berada di bawah kuasa jahat. Benar, kekuatan-kekuatan kegelapan menguasai dunia. Kita tidak boleh heran kalau melihat penderitaan manusia di mana-mana di sekitar kita. Sebaliknya, kita harus bergembira setiap kali kita melihat bahwa Allah lah, bukan kuasa jahat, yang mempunyai kata terakhir. Di sinilah peran Roh Kudus yang membangkitkan keberanian, yang mendorong kita untuk masuk ke dalam dunia dan menghadapi kuasa jahat dengan kebaikan ilahi. Karena itu, hidup di dunia bukan lagi sebagai korban dari segala bentuk penekanan, melainkan sebagai orang merdeka yang dituntun oleh pengharapan akan keselamatan dari Allah.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...