Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Belum ada komentar 1405 Views

Petrus dan Yohanes diseret ke Mahkamah Agama bukan karena melakukan pelanggaran atau kejahatan, melainkan karena memberitakan kabar keselamatan. Ini tidak membuat keduanya takut dan gentar, bahkan mereka berkata, “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.” (ayat 19).

Rasa tertegun dari Petrus dan Yohanes tentang kuasa Allah tidak disebabkan karena tanpa alasan. Rasa kagum dan terpesona akan kehadiran Allah dalam hidup mereka disebabkan oleh cahaya Allah yang memberikan pencerahan bahwa kematian bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama dengan Kritus. Kasih Allah lebih berdaya daripada kematian.

Kegembiraan tidak datang dari perkiraan masa depan yang baik mengenai keadaan dunia ini. Kegembiraan tidak tergantung pada pasang surut kenyataan kehidupan kita. Kegembiraan dilandaskan pada pengetahuan rohani bahwa Allah telah mengalahkan dunia, kendati dunia tempat kita hidup ini diselimuti kegelapan. Yesus mengatakan dengan jelas dan tegas, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh.16:33)

Dunia ini berada di bawah kuasa jahat. Benar, kekuatan-kekuatan kegelapan menguasai dunia. Kita tidak boleh heran kalau melihat penderitaan manusia di mana-mana di sekitar kita. Sebaliknya, kita harus bergembira setiap kali kita melihat bahwa Allah lah, bukan kuasa jahat, yang mempunyai kata terakhir. Di sinilah peran Roh Kudus yang membangkitkan keberanian, yang mendorong kita untuk masuk ke dalam dunia dan menghadapi kuasa jahat dengan kebaikan ilahi. Karena itu, hidup di dunia bukan lagi sebagai korban dari segala bentuk penekanan, melainkan sebagai orang merdeka yang dituntun oleh pengharapan akan keselamatan dari Allah.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...