Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Kuasa Kebangkitan Kristus mengubah Hidup

Belum ada komentar 1273 Views

Petrus dan Yohanes diseret ke Mahkamah Agama bukan karena melakukan pelanggaran atau kejahatan, melainkan karena memberitakan kabar keselamatan. Ini tidak membuat keduanya takut dan gentar, bahkan mereka berkata, “Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah.” (ayat 19).

Rasa tertegun dari Petrus dan Yohanes tentang kuasa Allah tidak disebabkan karena tanpa alasan. Rasa kagum dan terpesona akan kehadiran Allah dalam hidup mereka disebabkan oleh cahaya Allah yang memberikan pencerahan bahwa kematian bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari suatu kehidupan yang baru bersama dengan Kritus. Kasih Allah lebih berdaya daripada kematian.

Kegembiraan tidak datang dari perkiraan masa depan yang baik mengenai keadaan dunia ini. Kegembiraan tidak tergantung pada pasang surut kenyataan kehidupan kita. Kegembiraan dilandaskan pada pengetahuan rohani bahwa Allah telah mengalahkan dunia, kendati dunia tempat kita hidup ini diselimuti kegelapan. Yesus mengatakan dengan jelas dan tegas, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yoh.16:33)

Dunia ini berada di bawah kuasa jahat. Benar, kekuatan-kekuatan kegelapan menguasai dunia. Kita tidak boleh heran kalau melihat penderitaan manusia di mana-mana di sekitar kita. Sebaliknya, kita harus bergembira setiap kali kita melihat bahwa Allah lah, bukan kuasa jahat, yang mempunyai kata terakhir. Di sinilah peran Roh Kudus yang membangkitkan keberanian, yang mendorong kita untuk masuk ke dalam dunia dan menghadapi kuasa jahat dengan kebaikan ilahi. Karena itu, hidup di dunia bukan lagi sebagai korban dari segala bentuk penekanan, melainkan sebagai orang merdeka yang dituntun oleh pengharapan akan keselamatan dari Allah.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan