Kristus Yang Utama

Kolose 1:15-23

Belum ada komentar 36 Views

Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil …. (Kol. 1:23)

Seorang ibu belanja di supermarket. Ia telah mencatat apa yang harus dibeli untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika pulang, ternyata ada beberapa kebutuhan pokok yang tidak terbeli. Suaminya bertanya mengapa bisa demikian? Sang istri menjawab, “Uangnya saya pakai beli tas dan sepatu. Kapan lagi, mumpung ada diskon!”

Diskon sering menjadi alasan mengapa seseorang membeli sebuah produk. Kebutuhan pokok bisa digeser oleh iming-iming diskon yang menggiurkan. Kehidupan iman pun bisa demikian. Godaan duniawi sering membuat iman seseorang goyah. Tak terkecuali jemaat di kota Kolose. Tampaknya mereka terpikat oleh ajaran filsafat yang menawan (Kol. 2:8). Para pengajar filsafat itu mengajarkan bahwa semua agama merupakan manifestasi dari suatu kebenaran yang tersembunyi. Karena manusia terikat pada materi atau tubuh fisik yang jahat, maka dia tidak dapat menghampiri Allah. Hanya melalui perantaraan para malaikatlah mereka dapat mengenal dan menghampiri Allah.

Paulus mengingatkan Kristuslah yang utama, karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia. Kristuslah wujud Allah yang kelihatan. Artinya, orang dapat memahami cinta kasih Allah secara utuh di dalam Yesus. Bukan oleh perantara lain manusia diselamatkan, tetapi oleh penderitaan dan kematian Yesuslah manusia didamaikan dengan Allah! Pada masa kini pun ada banyak tawaran ajaran yang dapat menggeser iman kita. Masihkah Kristus menjadi yang utama? [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Di sepanjang zaman selalu ada hal yang mengoda iman kita. Maka, ketekunan dalam beriman merupakan sebuah keharusan.

Ayat Pendukung: Mzm. 95; Kel. 16:1-8; Kol. 1:15-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan