Kristus Yang Utama

Kolose 1:15-23

Belum ada komentar 111 Views

Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil …. (Kol. 1:23)

Seorang ibu belanja di supermarket. Ia telah mencatat apa yang harus dibeli untuk kebutuhan sehari-hari. Ketika pulang, ternyata ada beberapa kebutuhan pokok yang tidak terbeli. Suaminya bertanya mengapa bisa demikian? Sang istri menjawab, “Uangnya saya pakai beli tas dan sepatu. Kapan lagi, mumpung ada diskon!”

Diskon sering menjadi alasan mengapa seseorang membeli sebuah produk. Kebutuhan pokok bisa digeser oleh iming-iming diskon yang menggiurkan. Kehidupan iman pun bisa demikian. Godaan duniawi sering membuat iman seseorang goyah. Tak terkecuali jemaat di kota Kolose. Tampaknya mereka terpikat oleh ajaran filsafat yang menawan (Kol. 2:8). Para pengajar filsafat itu mengajarkan bahwa semua agama merupakan manifestasi dari suatu kebenaran yang tersembunyi. Karena manusia terikat pada materi atau tubuh fisik yang jahat, maka dia tidak dapat menghampiri Allah. Hanya melalui perantaraan para malaikatlah mereka dapat mengenal dan menghampiri Allah.

Paulus mengingatkan Kristuslah yang utama, karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia. Kristuslah wujud Allah yang kelihatan. Artinya, orang dapat memahami cinta kasih Allah secara utuh di dalam Yesus. Bukan oleh perantara lain manusia diselamatkan, tetapi oleh penderitaan dan kematian Yesuslah manusia didamaikan dengan Allah! Pada masa kini pun ada banyak tawaran ajaran yang dapat menggeser iman kita. Masihkah Kristus menjadi yang utama? [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Di sepanjang zaman selalu ada hal yang mengoda iman kita. Maka, ketekunan dalam beriman merupakan sebuah keharusan.

Ayat Pendukung: Mzm. 95; Kel. 16:1-8; Kol. 1:15-23
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....