Konfirmasi Janji Tuhan

Konfirmasi Janji Tuhan

Kejadian 28:10-19; Mzm. 139:1-12, 23-24; Roma 8:12-25; Matius 13:24-30, 36-43

Belum ada komentar 51 Views

Peristiwa perebutan hak kesulungan membuat Yakub harus segera keluar dari rumah ayahnya. Ia harus segera melarikan dan menyembunyikan diri dari kemarahan kakaknya. Rasa bersalah menekan dirinya begitu kuat dan ketidakjelasan arah hidupnya selanjutnya setelah menerima berkat kesulungan dari hasil manipulasi dan kebohongan. Ini sebuah perjalanan baru bagi Yakub untuk dibentuk Allah untuk menerima janji Allah. Situasi tidak serta merta menguntungkan dirinya, hidupnya tidak serta merta berada dalam kemudahan. Dalam pelarian, dalam ketakutan dan kegentaran tentulah rasa sendirian begitu menguasai dirinya. Ia tidak lagi bisa berlindung kepada ibunya, Ribkha atau ayahnya Ishak, apalagi mengharapkan kemurahan hati kakaknya, Esau. Tapi betulkah Yakub sendirian melewati semua masa-masa berat hidupnya?

Pada situasi itulah Yakub mengalami perjumpaan dengan Allah yang memberikan konfirmasi tentang janji berkat yang telah ia terima. Allah meneguhkan pernyertaan dan perlindungannya kepada Yakub tetapi Yakub memang harus melewati banyak peristiwa yang dipakai Allah untuk membentuk dirinya sampai saatnya nanti ia akan menerima pemenuhan janji berkat itu.

Allah memberkati kita karena Allah adalah kasih, yang memberikan diri-Nya menjadi sumber berkat bagi yang berlindung dan mengandalkan-Nya. Berkat bukan semata-mata sebuah kemudahan dan kenikmatan hidup tetapi adalah sebuah berkat ketika diproses dan dibentuk Tuhan melewati segala pergumulan. Adalah sebuah berkat ketika kita menyadari bahwa kita tidak pernah sendirian. Kasih Allah setia mengiringi, menegur dan menghibur sehingga kita terus belajar dari ketulusan cinta dan kebenaran karya-Nya. Demikianlah Allah menunjukkan diri-Nya, di satu sisi Ia memegang teguh janji dalam kasih setia-Nya dan di sisi yang lain Ia membentuk setiap orang dalam kasih menjadi pribadi yang tangguh, bertindak benar untuk kemuliaan nama-Nya.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...