KOMUNITAS

Kisah Para Rasul 16:13-15

Belum ada komentar 48 Views

Salah satu ciri sebuah komunitas iman bernama Gereja adalah keramahtamahan. Keramahtamahan merupakan sebuah keterbukaan untuk menyambut orang asing dan menjadikan mereka sahabat. Di dalam Alkitab, keramahtamahan diekspresikan melalui sebuah kata Yunani, yaitu philoxenia, yang artinya “menyahabati orang asing” (bdk. Rm. 12:13; Ibr. 13:2). Kata ini memang tidak muncul dalam bacaan kita, namun ditunjukkan dengan sangat jelas oleh Lidia, seorang penjual kain ungu yang menerima diri untuk dibaptis dan kemudian mengundang Paulus dan Silas yang sebelumnya tidak dikenalnya untuk tinggal di rumahnya. Tentu keramahtamahan adalah sebuah itikad yang berisiko. Apa pun bisa terjadi melalui keputusan menyambut orang asing ke dalam rumah. Namun, itulah yang dilakukan oleh Lidia. Keramahtamahan Lidia ini tampaknya autentik dan tulus. Alkitab mencatat, bahwa Paulus dan Silas pun beberapa saat kemudian, setelah mereka dilepaskan dari penjara, sekali lagi mengunjungi rumah Lidia (Kis. 16:40).

Semua sahabat kita suatu kala dulu adalah orang asing. Bahkan pasangan hidup kita dulu adalah orang asing bagi kita. Selalu dibutuhkan kesediaan untuk membuka diri dan menyambut orang asing agar mereka menjadi sahabat. Dan itu pula yang terjadi dengan Gereja, bukan? Semua anggota gereja yang disebut tubuh Kristus itu dulu adalah orang asing. Melalui baptisan, semua orang percaya kini menjadi bagian dari keluarga Allah. Dengan apik, Paulus mengungkapkan hal ini ketika ia berkata, “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah” (Efe. 2:19). Amin. (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...