Ketika Aku Memilih

Filipi 1:1-11

1 Komentar 54 Views

… sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus ….(Flp. 1:10)

Pada 2 April 1989, New York Times, surat kabar Amerika, menulis editorial tentang berakhirnya perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat. Perseteruan, entah terang-terangan dengan kontak fisik yang saling menyakiti maupun secara diam-diam dengan memendam kecurigaan dan kebencian satu sama lain, memang tidak pernah ada manfaatnya bagi kehidupan.

Rasul Paulus yakin bahwa di dalam diri orang percaya, ada kuasa yang terus-menerus bekerja untuk menghasilkan buah- buah kebenaran. Hari demi hari, dengan berlimpahnya kasih Kristus, maka setiap pengetahuan dan pengertian menjadi daya yang memampukan seseorang untuk memilih dengan cermat apa yang baik. Dengan demikian, hidup menjadi hidup yang semakin disempurnakan, bukan semakin bobrok akibat memilih dengan ceroboh serta serampangan.

Semakin bertambah usia kita, maka semakin terbuka lebar kesempatan untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Selalu ada sebab akibat di dalam kehidupan kita. Dengan kemampuan memilih yang cermat, kita sebenarnya dapat ikut serta menentukan akhir satu perkara dalam hidup. Jika ada pilihan untuk mengampuni dan berdamai, mengapa kita terus memilih untuk mendendam dan membenci? Jika ada pilihan untuk belajar dari kesalahan, mengapa kita tidak berani untuk mengambil langkah pembaruan hidup? Biarlah kiranya setiap pilihan dalam hidup kita adalah pilihan yang dituntun oleh hikmat Kristus. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, berikanlah pikiran dan hati yang cermat bagiku di dalam memilih apa yang baik sesuai tuntunan hikmat-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:9-16; 1Sam. 16:11-13; Flp. 1:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

1 Comment

  1. P. Susanto

    Setuju dgn topik.. Dan sehrsnya dr usia awal pun kita sdh harus milih jalan hidup kita sesuai tuntunan hikmat Allah. Hanya emosi dan hasrat org muda kadang2 membawa kita kluar dari garis jalanan Tuhan./ Amin

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...