Ketenangan Diri Dalam Berdoa

1 Petrus 4:1-8

Belum ada komentar 211 Views

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1Ptr. 4:7)

Di era kecanggihan alat informasi dan komunikasi saat ini, kita menjumpai banyak kemudahan. Tetapi, ada satu hal yang membahayakan di balik segala kemudahan yang ada, yakni kita menjadi sulit berkonsentrasi karena pikiran kita sudah dibanjiri dengan rupa-rupa berita, tayangan, tulisan, dan suara bertubi-tubi.

Ada saat kita sulit berdoa. Mungkin itu terjadi karena pikiran dan hati kita dipenuhi dengan rupa-rupa argumen dan rencana yang belum terselesaikan. Atau, mungkin juga karena yang terjadi di luar diri kita, seperti suasana lingkungan atau masalah lainnya. Rasul Petrus menyadari kesulitan itu. Oleh sebab itu, dia menasihati kita untuk menguasai diri. Artinya, kita memilah dan memilih apa saja yang menguasai pikiran dan hati kita. Kita menempatkan sesuatu secara proporsional dan tidak berlebihan. Kita tetap yakin bahwa kuasa Allah jauh lebih besar daripada kekhawatiran kita. Pada saat itulah, kita menjadi tenang dan dapat berdoa.

Pada Sabtu Hening/Sunyi ini, kita mengingat kembali peristiwa dibaringkannya jasad Yesus di dalam kubur. Mengingat akan kematian kita kelak, atau kematian orang-orang yang telah lebih dahulu mendahului kita, memang kerap membuat kita menjadi sedih dan khawatir; adakalanya kita bahkan tidak dapat berpikir jernih karena pikiran kita melayang ke mana- mana. Saat itulah kita perlu menguasai diri dan menjadi tenang, supaya kita dapat berdoa. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, berikan aku kemampuan untuk menguasai diri dan menjadi tenang, supaya aku dapat berdoa. Amin.

Ayat Pendukung: Ayb 14:1-14; Mzm. 31:1-4, 15-16; 1Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...