Kesatuan Roh, Kesatuan Trinitas

Kesatuan Roh, Kesatuan Trinitas

Belum ada komentar 117 Views

Iman Kristen sungguh-sungguh meyakini bahwa Kristus dan Roh Kudus adalah kehadiran Allah sepenuh-penuhnya di dalam dunia ini. Itu sebabnya, keduanya dipercaya sebagai dua Pribadi Ilahi, bersama dengan Sang Bapa, di dalam persekutuan Trinitas. Di dalam tradisi Kristen Barat, Roh Kudus adalah Sang Cinta (the Love) yang mempersatukan Bapa sebagai Yang Mencinta (the Lover) dan Anak Yang Dicinta (the Beloved).

Roh Kudus dengan demikian senantiasa diimani sebagai prinsip kesatuan, bahkan bagi seluruh ciptaan yang semustinya merefleksikan persekutuan ilahi itu. Artinya, kita bersekutu, menerima perbedaan, dan merayakan persatuan bukan sekadar sebagai sebuah kebutuhan manusiawi, namun lebih karena memang persekutuan manusiawi kita mencerminkan persekutuan ilahi dari Allah yang membentuk persekutuan kita. Artinya, ketika dunia melihat persekutuan kita, kiranya mereka dapat menyaksikan persekutuan ilahi di dalam dan melalui persekutuan manusiawi kita. Dan Roh Kuduslah yang mempersatukan persekutuan kita, sama seperti ia menjadi pengikat dari Bapa dan Anak.

Dengan indah, Paulus menggambarkan prinsip itu, dengan menegaskan bahwa persekutuan yang sudah dipersatukan oleh karya Roh Kudus itu harus terus diperjuangkan. Itu sebabnya, ia berkata, “berusahalah memelihara kesatuan Roh” (ay. 3a). Kita bukanlah pencipta kesatuan itu, melainkan Roh Kudus. Sebaliknya, membiarkan Roh bekerja tanpa bersedia ikut “memelihara kesatuan Roh” akan menjadi sebuah sikap tak bertanggung jawab atas karunia kesatuan yang telah kita terima.

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan